Berita

Kafilah STQH Gedongtengen Dikukuhkan, Peserta Pamitan Mohon Doa Restu

Yogyakarta, 27 Agustus 2026 — Peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Kafilah Kemantren Gedongtengen melaksanakan pamitan sekaligus memohon doa restu sebelum mengikuti ajang STQH. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga secara resmi dikukuhkan oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gedongtengen, Kamis (27/8/2026), di Pendopo Kemantren Gedongtengen.

Kegiatan pengukuhan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Kepala KUA Gedongtengen, Danramil, serta Kapolsek Gedongtengen. Kehadiran unsur Forkopimtren tersebut menjadi bentuk dukungan dan semangat bersama bagi para peserta yang akan membawa nama baik Kemantren Gedongtengen.

Dalam sambutannya, Mantri Pamong Praja Kemantren Gedongtengen, Pargiyat, S.I.P menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti STQH dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Gedongtengen.

Sementara itu, Kepala KUA Gedongtengen, Noerohini, S. Ag M.H menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam STQH bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis di tengah masyarakat. Nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis diharapkan tidak hanya dilantunkan dan diperlombakan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Prosesi pamitan dan pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan memberikan dukungan moral kepada seluruh peserta. Dengan doa restu dari para tokoh dan seluruh masyarakat, Kafilah Gedongtengen diharapkan dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik dalam ajang STQH.

“Dengan Al-Qur’an dan Hadis, kita kuatkan iman, akhlak, dan persaudaraan.”[sams]

Leave a Reply