Hari Kedua OMI DIY 2026 Berjalan Lancar, Talenta Terbaik Dibidik ke Nasional

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 memasuki hari kedua, Selasa (6/10/2026). Bertempat di MAN 1 Yogyakarta, rangkaian kompetisi bagi jenjang MA/SMA berlangsung lancar dan tertib hingga seluruh peserta menyelesaikan tahapan kompetisi.
Ketua Panitia OMI Tingkat Provinsi DIY, Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., saat meninjau pelaksanaan di MAN 1 Yogyakarta menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan OMI tahun ini.
“OMI Tingkat Provinsi tahun 2026 berjalan lancar. Gladi bersih sudah dilaksanakan tanggal 1 dan 2 Oktober 2026 di MAN 1 Yogyakarta. Alhamdulillah, panitia OMI Tingkat Provinsi DIY, baik dari Kanwil Kemenag DIY, Kelompok Kerja Kepala Madrasah MI, MTs, MA, maupun MAN 1 Yogyakarta telah melaksanakan OMI tanpa kendala apa pun,” ujar Anita.
Menurut Anita, koordinasi yang dilakukan sejak tahap persiapan menjadi salah satu kunci kelancaran pelaksanaan kompetisi. Kesiapan teknis, fasilitas, panitia, hingga peserta telah dipastikan sebelum kompetisi dimulai.
“Semua peserta bisa melaksanakan hingga akhir final dengan baik,” katanya.
Pada hari kedua, OMI Tingkat Provinsi DIY secara khusus mempertandingkan peserta jenjang MA/SMA. Kompetisi mencakup enam mata pelajaran, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Geografi, Biologi, dan Ekonomi.

MAN 1 Yogyakarta menyiapkan dua laboratorium komputer sebagai lokasi pelaksanaan. Untuk mengakomodasi jumlah peserta, kompetisi dilaksanakan dalam tiga sesi sehingga seluruh rangkaian dapat berlangsung secara teratur. Selain fasilitas utama kompetisi, MAN 1 Yogyakarta juga menyediakan ruang transit bagi setiap kontingen dari kabupaten dan kota di DIY. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi peserta dan pendamping sekaligus memudahkan koordinasi selama menunggu maupun mengikuti rangkaian kompetisi.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa madrasah berkomitmen memberikan dukungan maksimal terhadap penyelenggaraan OMI Tingkat Provinsi DIY.
“MAN 1 Yogyakarta siap mendukung penuh pelaksanaan OMI Tingkat Provinsi DIY. Kepercayaan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kami maknai sebagai amanah untuk memberikan dukungan terbaik, baik dari sisi fasilitas, pelayanan, maupun kesiapan seluruh unsur madrasah,” ujar Edi.
Edi juga berharap OMI menjadi momentum penting untuk mendorong budaya prestasi di lingkungan madrasah. Menurutnya, kompetisi tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan siapa yang terbaik, tetapi juga menjadi ruang untuk mengasah kemampuan dan memperluas pengalaman peserta.
Sementara itu, Anita menjelaskan bahwa OMI Tingkat Provinsi DIY memiliki misi lebih besar dari sekadar kompetisi di tingkat daerah. Ajang ini menjadi tahapan seleksi untuk menemukan talenta-talenta terbaik DIY yang akan mewakili provinsi pada OMI Tingkat Nasional.
“Tujuan OMI Tingkat Provinsi adalah untuk menemukan talenta terbaik yang akan dikirim untuk mengikuti OMI Tingkat Nasional pada 26–27 November 2026 di Jakarta,” ujar Anita.
Ia menambahkan, kontingen DIY menargetkan hasil terbaik pada ajang nasional tersebut.
“Target kita masuk 10 besar nasional,” katanya.
Target tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para peserta yang bertanding. Setelah melalui proses seleksi di tingkat provinsi, peserta terbaik akan diproyeksikan membawa nama DIY ke tingkat nasional.
Dengan berakhirnya pelaksanaan hari kedua di MAN 1 Yogyakarta tanpa kendala berarti, rangkaian OMI Tingkat Provinsi DIY 2026 terus bergerak menuju tahapan berikutnya. Dari ajang ini, talenta-talenta terbaik madrasah DIY diharapkan lahir dan siap bersaing di panggung nasional. (dee)



