Berita

Evaluasi Triwulan I 2026, Kemenag Kota Yogyakarta Perkuat Strategi Efisiensi dan Kinerja Anggaran

Yogyakarta (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Bulanan Pengelola Keuangan dan Kegiatan dengan agenda Evaluasi Kinerja Triwulan I pada Selasa (14/4/2026), bertempat di Aula 1 Kankemenag Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha dan diikuti oleh para pengelola keuangan serta unsur terkait.

Rapat ini menjadi momentum penting untuk meninjau capaian kinerja sekaligus memperkuat strategi pengelolaan anggaran di tengah dinamika kebijakan efisiensi nasional.

Dalam pemaparan evaluasi, disampaikan capaian realisasi anggaran berdasarkan Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran (IKPA) pada masing-masing unit kerja. Unit Sekretariat Jenderal mencatat realisasi sebesar 23,00 persen dari pagu anggaran, disusul Bimas Islam sebesar 19,90 persen, Pendidikan Islam 20,23 persen, serta Bimas Katolik sebesar 9,96 persen.

Selain capaian tersebut, rapat juga menyoroti adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku secara nasional, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai efisiensi mencapai Rp8,3 miliar. Kebijakan ini berdampak pada penyesuaian sejumlah pos anggaran, di antaranya penghapusan anggaran berstatus terblokir serta penyesuaian belanja operasional dan honor pada beberapa unit kerja.

Untuk mendukung efektivitas penggunaan anggaran, dilakukan langkah-langkah efisiensi, seperti penghematan operasional pada unit Sekretariat Jenderal sebesar Rp168 juta. Selain itu, sisa anggaran perjalanan dinas (perjadin) dapat dimanfaatkan untuk menutup kebutuhan operasional yang mendesak sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari sisi kinerja, capaian nilai kinerja anggaran (Capkin) pada Triwulan III dan IV tahun 2025 mencapai angka 82,3 dengan predikat A (Memuaskan). Sementara itu, pada proyeksi Triwulan I tahun 2026, unit Sekretariat Jenderal dan Bimas Islam diperkirakan mampu mencapai nilai IKPA maksimal hingga 100 persen.

Dalam arahannya, pimpinan rapat Kasubag TU H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum., menegaskan pentingnya penajaman program dan efisiensi anggaran sebagai respons terhadap kondisi global, khususnya dinamika ekonomi dunia yang berdampak pada kebijakan fiskal nasional. Seluruh pengelola keuangan diminta untuk lebih cermat dalam merencanakan dan merealisasikan anggaran, serta memastikan setiap program memiliki output yang jelas dan terukur.

Rapat ini juga menekankan pentingnya sinergi antarunit kerja dalam menjaga kualitas belanja serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pelaksanaan anggaran tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi, serta mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan profesional di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.[Ara]