Bimbingan Al-Qur’an untuk Lansia, Penyuluh KUA Mantrijeron Hadirkan Pembelajaran Humanis dan Berkelanjutan

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di masyarakat melalui kegiatan bimbingan baca Al-Qur’an bagi lansia. Kegiatan ini dilaksanakan di Majelis Taklim An-Nafi’ yang bertempat di Masjid Miftahul Jannah, Gedongkiwo.
Program bimbingan ini rutin digelar setiap hari Rabu pukul 09.00–10.30 WIB dengan melibatkan jamaah, khususnya ibu-ibu lanjut usia. Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sehingga para peserta merasa nyaman dalam mengikuti setiap sesi.
Melalui pendekatan yang bertahap dan pendampingan intensif, para jamaah dibimbing mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendukung program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Tidak hanya fokus pada kemampuan membaca, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyampaian materi keagamaan yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya meliputi doa-doa harian serta perbaikan bacaan salat, sehingga jamaah diharapkan mampu mengamalkan ajaran Islam secara lebih baik dalam praktik ibadahnya.
Majelis Taklim An-Nafi’ mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat. Tingginya antusiasme jamaah menjadi bukti bahwa semangat belajar Al-Qur’an tetap tumbuh, khususnya di kalangan lansia. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi penyuluh agama untuk terus hadir, mendampingi, dan membina umat dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur’an serta mampu menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. (Hau)


