Dari Pasar Menebar Cahaya Al-Qur’an, KUA Wirobrajan Terus Bergerak

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Kesibukan berdagang bukan alasan untuk berhenti belajar. Semangat tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam kegiatan MTCQ (Majelis Taklim Cinta Al-Qur’an) yang digelar KUA Wirobrajan di Mushola Pasar Serangan, Rabu (9/9/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan menghadirkan layanan bimbingan dan penyuluhan agama yang menyesuaikan dengan aktivitas para pedagang. Pembelajaran Al-Qur’an diberikan secara fleksibel sehingga pedagang tetap dapat mengikuti kegiatan tanpa harus meninggalkan aktivitas mencari nafkah.
Pola pelayanan ini menjadi bagian dari komitmen KUA Wirobrajan untuk menghadirkan layanan keagamaan yang tidak hanya berpusat di kantor, tetapi juga hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menyesuaikan kebutuhan mereka.
“Berdagang tetap jalan, menuntut ilmu juga jalan. Kesibukan bukan alasan untuk berhenti belajar Al-Qur’an. Justru pelayanan harus hadir dengan cara yang memudahkan masyarakat,” menjadi semangat dalam pelaksanaan MTCQ Pasar Serangan.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara KUA Wirobrajan, pengelola, dan komunitas pedagang pasar. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan MTCQ sebagai ruang pembelajaran Al-Qur’an yang konsisten sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi para pedagang, kehadiran MTCQ di lingkungan pasar memberikan ruang untuk tetap mendekatkan diri dengan Al-Qur’an di tengah rutinitas pekerjaan. Waktu yang terbatas tidak menjadi penghalang untuk terus belajar, karena pembelajaran hadir mengikuti ritme kehidupan masyarakat.
KUA Wirobrajan terus bergerak menghadirkan pelayanan yang mudah, dekat, dan berdampak. Dari pasar, ilmu tumbuh; dari aktivitas berdagang, keberkahan terus diupayakan.[ekoAW]



