Berita

Catin Mergangsan Hibahkan Bibit Tomat, Dukung Program Ekoteologi Kementerian Agama

Yogyakarta (Humas) — Memasuki gerbang pernikahan tidak hanya dipersiapkan dengan kesiapan lahir dan batin, tetapi juga dapat menjadi momentum menebarkan manfaat bagi sesama dan lingkungan.

Semangat tersebut ditunjukkan pasangan calon pengantin Rizky Margiyono dan Tsania Dwita, warga Prawirotaman, Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, yang menyerahkan hibah bibit tanaman tomat kepada KUA Kemantren Mergangsan, Kamis (2/7/2026).

Penyerahan bibit tanaman ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Ekoteologi Kementerian Agama, sebuah gerakan yang mengajak calon pengantin berkontribusi dalam pelestarian lingkungan sejak sebelum melangsungkan akad nikah.

Kepala KUA Kemantren Mergangsan, Jaenal Saifudin, S.H.I., M.S.I., menerima langsung hibah tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi calon pengantin dalam mendukung program pelestarian lingkungan yang diinisiasi Kementerian Agama.

“Kontribusi sederhana seperti hibah tanaman ini memiliki makna yang besar. Selain memperindah lingkungan, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap alam sejak awal membangun kehidupan berumah tangga,” ujarnya.

Bibit tomat tersebut akan ditanam di halaman Kantor KUA Kemantren Mergangsan sebagai bagian dari program penghijauan. Sebagian bibit lainnya juga akan disalurkan kepada masyarakat di wilayah Kemantren Mergangsan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Kehadiran tanaman diharapkan mampu memperbaiki kualitas lingkungan, menjaga udara tetap bersih, sekaligus mendorong terciptanya kawasan yang hijau dan lestari.

Program Ekoteologi mengajak masyarakat memandang pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan nilai-nilai keagamaan. Melalui keterlibatan calon pengantin, program ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kelestarian alam merupakan amanah yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi pasangan calon pengantin, hibah bibit tanaman juga menjadi simbol perjalanan membangun keluarga. Sebagaimana tanaman yang membutuhkan perhatian, kesabaran, dan perawatan hingga tumbuh serta berbuah, demikian pula rumah tangga diharapkan berkembang menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

KUA Kemantren Mergangsan terus mendorong setiap pasangan calon pengantin untuk tidak hanya mempersiapkan kehidupan keluarga yang harmonis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan. Melalui langkah sederhana berupa hibah tanaman, calon pengantin telah ikut menanam harapan, menghijaukan bumi, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik. (HP)

Leave a Reply