Berita

Belajar Praktik Baik di Banyumas, KKG RA Kota Yogyakarta Perkuat Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

Banyumas (Kemenag Kota yogyakarta) — Kelompok Kerja Guru Raudhatul Athfal (KKG RA) Kota Yogyakarta melaksanakan kegiatan studi tiru ke RA Masyitoh 2 Sirau, Kemranjen, Banyumas, yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Banyumas, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan rihlah edukatif ke Pantai Sagara ini menjadi sarana penguatan kompetensi pendidik sekaligus wadah berbagi praktik baik dalam pengelolaan pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai keislaman.

Sebanyak 47 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas guru dan kepala RA se-Kota Yogyakarta, Pengawas Madrasah jenjang RA, MI, MTs, dan MA, serta Kepala Seksi (Kasi) dan staf Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kualitas pendidikan madrasah yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan layanan kepada peserta didik.

Studi tiru ini dilaksanakan sebagai upaya belajar langsung dari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan oleh RA Masyitoh 2 Sirau. Lembaga tersebut dikenal sebagai salah satu satuan pendidikan yang berkembang di lingkungan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Banyumas dan memiliki berbagai program unggulan dalam pengelolaan pembelajaran, penguatan karakter, serta pelibatan masyarakat dan orang tua dalam pendidikan anak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk berdialog, mengamati sistem pengelolaan lembaga, serta bertukar pengalaman terkait strategi pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, tata kelola kelembagaan, hingga inovasi layanan pendidikan yang diterapkan di RA Masyitoh 2 Sirau. Melalui interaksi tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan baru yang dapat disesuaikan dan diterapkan pada masing-masing RA di Kota Yogyakarta.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hj. Elfa Tsuroyya, S.Ag., M.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan studi tiru yang diinisiasi KKG RA Kota Yogyakarta tersebut.

Menurutnya, kegiatan pengembangan kompetensi melalui studi lapangan merupakan langkah strategis dalam memperluas wawasan para pendidik sekaligus memperkuat jejaring antar-lembaga pendidikan Islam.

“Semoga perjalanan rombongan diberikan kelancaran, keselamatan, dan kemudahan dalam setiap rangkaian kegiatan. Kami berharap studi tiru ini menghasilkan berbagai inspirasi, pengetahuan, dan praktik baik yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di RA,” pesannya.

Elfa juga menyampaikan ucapan selamat kepada KKG RA Kota Yogyakarta atas terlaksananya program kerja yang dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen para pendidik RA untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Lebih lanjut, ia berharap hasil dari studi tiru tidak berhenti pada proses kunjungan semata, melainkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program pengembangan di masing-masing lembaga. Dengan demikian, praktik-praktik baik yang diperoleh dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta pengelolaan lembaga yang lebih profesional.

Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kolaborasi antarpendidik RA di Kota Yogyakarta. Semangat belajar bersama yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan madrasah yang saling mendukung dan terus berkembang.

Melalui studi tiru ke RA Masyitoh 2 Sirau Banyumas, KKG RA Kota Yogyakarta berharap dapat membawa pulang berbagai inspirasi dan pengalaman berharga yang menjadi modal untuk melahirkan inovasi-inovasi pendidikan yang semakin berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter. Sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan madrasah, kegiatan ini diharapkan menjadi penggerak lahirnya layanan pendidikan anak usia dini yang unggul dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan. (Umi Y)