Berita

Usia dan Kesibukan Tak Jadi Halangan, Pedagang Pasar Serangan Semangat Belajar Al-Qur’an

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Usia dan padatnya aktivitas berdagang tidak menyurutkan semangat para pedagang Pasar Serangan untuk belajar Al-Qur’an. Hal ini tampak dalam kegiatan pembelajaran Al-Qur’an yang diasuh oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan pada Rabu (15/04/2026), bertempat di Musala Pasar Serangan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran spiritual di tengah kesibukan mencari nafkah. Para pedagang mengikuti bimbingan dengan antusias, mulai dari belajar membaca Al-Qur’an bagi pemula hingga memperbaiki tajwid bagi yang sudah mampu membaca.

Dalam pendampingannya, penyuluh agama Islam KUA Wirobrajan menyampaikan bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Semangat untuk terus memperbaiki bacaan dan memahami Al-Qur’an merupakan nilai ibadah yang sangat mulia di sisi Allah Swt.

“Kesibukan berdagang bukan menjadi alasan untuk meninggalkan Al-Qur’an. Justru di sela aktivitas inilah kita mendekatkan diri kepada Allah,” ungkapnya.

Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Musala pasar yang biasanya digunakan untuk beristirahat dan salat, kini juga menjadi tempat menimba ilmu agama. Para peserta berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara rutin sebagai sarana meningkatkan keimanan dan kualitas ibadah.

Melalui kegiatan ini, KUA Wirobrajan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk para pedagang pasar, agar tetap dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah aktivitas sehari-hari.[ekoAW]