Trapsila Subasita, Laku Urip Nulad Rasul: Penyuluh Umbulharjo Bina Warga Rutan

Yogyakarta, 7 September 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo kembali memberikan pembinaan keagamaan kepada warga binaan Rutan Wirogunan, Senin (7/9). Kegiatan berlangsung di Aula Masjid At-Taqwa Rutan Wirogunan dengan tema “Meneladani Rasulullah ﷺ dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Pengajian disampaikan Ustaz Saebani, S.Ag. Ia mengajak warga binaan memahami bahwa keteladanan Rasulullah ﷺ tidak berhenti pada ibadah, tetapi harus tampak dalam trapsila subasita, tata krama, dan anggah-ungguh dalam kehidupan.
Mulai dari adab makan dan minum, menjaga kebersihan diri setelah buang air, berbicara dengan santun, menghormati sesama, hingga hidup bermasyarakat, semuanya merupakan bagian dari akhlak yang mencerminkan keimanan.
“Ngèlmu iku kudu dadi laku. Ilmu agama harus diwujudkan dalam perilaku,” menjadi pesan utama pengajian. Nilai tersebut selaras dengan filosofi Jawa memayu hayuning bawana, yaitu menghadirkan kebaikan, ketenteraman, dan kemanfaatan bagi lingkungan.
Kegiatan dihadiri Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, H. Khaerudin, S.Ag., Triantoro, Iqbal Haraka, dan Gus Sugiharto. Pembinaan ditutup dengan doa oleh Ustaz Saebani, S.Ag., memohon kekuatan untuk memperbaiki diri, mengamalkan akhlak Rasulullah ﷺ, serta meraih kehidupan yang lebih baik dan husnul khatimah.
“Ajining manungsa ora mung saka pangucapé, nanging saka laku lan akhlaké.”
Kemuliaan manusia bukan hanya dari perkataannya, melainkan dari perilaku dan akhlaknya.(khaer)



