Tartilkan Bacaan, Hidupkan Al-Qur’an: KUA Mergangsan Dampingi Jamaah

Yogyakarta (KUA Mergangsan) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan, Ali Hafidh, melaksanakan pendampingan kepada jamaah Majelis Taklim Himmatul Aliyah dalam kegiatan pembinaan keagamaan di Masjid Al Wihdah, Jumat (26/6/2026).
Pembinaan tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid. Kegiatan ini bertujuan membekali jamaah agar mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil, fasih, dan benar sesuai tuntunan syariat.
Dalam penyampaiannya, Ali Hafidh memberikan materi tentang makhraj huruf, hukum-hukum tajwid, serta praktik membaca Al-Qur’an secara langsung. Pendekatan praktik dipilih agar jamaah dapat memahami sekaligus memperbaiki bacaan mereka melalui bimbingan secara bertahap.
“Belajar Al-Qur’an adalah proses yang harus terus dilakukan. Dengan memperbaiki bacaan sesuai tajwid, kita tidak hanya membaca dengan benar, tetapi juga menjaga kemurnian kalam Allah sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW,” ungkap Ali Hafidh.
Suasana pembinaan berlangsung hangat dan interaktif. Jamaah tampak antusias mengikuti setiap sesi, aktif mempraktikkan bacaan, serta menerima koreksi dan arahan yang diberikan sehingga kemampuan membaca Al-Qur’an dapat terus meningkat.
Kegiatan pembinaan rutin ini merupakan bagian dari komitmen KUA Mergangsan dalam memperkuat literasi Al-Qur’an dan pembinaan kehidupan beragama di tengah masyarakat. Diharapkan melalui pendampingan yang berkesinambungan, jamaah Majelis Taklim Himmatul Aliyah semakin termotivasi untuk membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (ali)



