Sukseskan STQH 2026, Kafilah Umbulharjo Pamitan dengan Mantri Pamongpraja

Yogyakarta, (KUA Umbulharjo)— Semangat untuk meraih prestasi sekaligus menguatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadits mewarnai kegiatan pembinaan dan pamitan Kafilah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Kemantren Umbulharjo. Kegiatan yang digelar di Pendopo Kemantren Umbulharjo pada hari selasa 1 September 2026 tersebut menjadi momentum bagi 20 peserta untuk memantapkan kesiapan sebelum berlaga pada STQH Tingkat Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Umbulharjo bersama Kemantren Umbulharjo dan dihadiri unsur Forkopimtren Kemantren Umbulharjo, panitia, serta seluruh anggota kafilah.
Sebanyak 20 peserta akan membawa nama Kemantren Umbulharjo dalam STQH Tingkat Kota Yogyakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026 di Balai Kota Yogyakarta. Mereka akan berkompetisi dalam empat cabang, yakni Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Al-Qur’an, Tafsir Bahasa Arab, dan Hadits.
Ketua Panitia STQH Kemantren Umbulharjo, Siti Zulaihah, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan laporan mengenai persiapan kafilah sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Menurutnya, pembinaan dan pamitan menjadi bagian penting untuk memastikan peserta tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi.
Semangat dan dukungan juga disampaikan Mantri Pamong Praja Kemantren Umbulharjo, Ananto Wibowo, M.I.P. Dalam pembinaannya, ia menegaskan dukungan penuh Kemantren Umbulharjo kepada seluruh peserta yang akan berjuang di tingkat kota.
Para kafilah diharapkan mampu tampil percaya diri, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, keikutsertaan dalam STQH diharapkan menjadi sarana untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan.
Suasana semakin khidmat ketika memasuki agenda pamitan. Para kafilah memohon doa dan dukungan kepada seluruh unsur Forkopimtren yang hadir agar diberikan kelancaran selama mengikuti seluruh rangkaian STQH.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup oleh Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag., dengan doa. Doa bersama menjadi penguat ikhtiar 20 kafilah sebelum bertanding, sekaligus harapan agar seluruh peserta diberikan kesehatan, ketenangan, kemudahan, dan hasil terbaik.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara jajaran Forkopimtren, panitia, dan 20 Kafilah STQH Kemantren Umbulharjo.
Dengan bekal pembinaan, dukungan, dan doa, 20 Kafilah Umbulharjo siap melangkah menuju STQH Tingkat Kota Yogyakarta. Mereka tidak hanya membawa misi meraih prestasi, tetapi juga membawa semangat untuk menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber inspirasi dalam kehidupan.(Zul).


