Berita

Sisapa Kankemenag Kota Yogyakarta Sosialisasikan Aplikasi Prasasti, Perkuat Layanan Sarpras Berbasis Digital

Yogyakarta (Humas) – Siaran Sapa Pagi (Sisapa) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Yogyakarta kembali digelar pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Studio Podcast Kankemenag Kota Yogyakarta dengan menghadirkan Pranata Komputer, Dwiki Kurniawan, S.Kom., sebagai narasumber.

Sisapa kali ini mengangkat tema “Sosialisasi Aplikasi Prasasti”, yakni aplikasi peminjaman barang dan sarana prasarana (sarpras) terintegrasi. Aplikasi tersebut merupakan inovasi digitalisasi layanan yang telah diluncurkan oleh Kepala Kankemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., pada Jumat, 14 Agustus 2026 lalu.

Kegiatan diikuti ASN Kankemenag Kota Yogyakarta dengan jumlah peserta yang terpantau mencapai 154 partisipan melalui Zoom Meeting.

Dalam paparannya, Dwiki Kurniawan menjelaskan bahwa Prasasti merupakan inovasi Pranata Komputer dalam mendukung digitalisasi informasi dan pengelolaan peminjaman barang serta sarana prasarana di lingkungan Kankemenag Kota Yogyakarta.

Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan proses peminjaman sarpras secara terintegrasi, mulai dari pengajuan, verifikasi, hingga pengelolaan informasi terkait barang dan sarana prasarana yang tersedia.

Dalam mekanisme layanan Prasasti, Noorulloh, S.Pd.I., bertugas sebagai admin verifikasi. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pengajuan peminjaman sarpras yang masuk melalui aplikasi dapat diperiksa dan diproses sesuai ketentuan.

“Melalui aplikasi Prasasti, proses peminjaman barang dan sarana prasarana dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, tertib, dan mudah dipantau,” jelas Dwiki.

Ia menambahkan, digitalisasi layanan sarpras diharapkan mampu mengurangi proses administrasi secara manual serta memberikan kemudahan bagi ASN dalam memperoleh informasi dan mengajukan kebutuhan peminjaman sarana prasarana.

Kepala Kankemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., dalam arahannya memberikan penegasan pentingnya pemanfaatan aplikasi Prasasti sebagai bagian dari penguatan layanan sarana dan prasarana berbasis digital.

Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi harus mampu menciptakan perubahan dalam pola kerja sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, tertib, transparan, mudah dipantau, dan mendukung kinerja organisasi.

“Penggunaan aplikasi ini harus menjadi bagian dari upaya kita memperkuat layanan sarpras. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pelayanan menjadi lebih tertib, mudah dipantau, dan mendukung kinerja organisasi,” tegas Ahmad Shidqi.

Sisapa dipandu oleh Zahara Emilya Girsang, S.Ag., selaku host. Dukungan teknis kegiatan dilakukan oleh Naufal Rafif Danutirta, S.Kom., sebagai operator, serta Abdul Hamid, S.Kom., dan Niken Dyan Kusumastuti, S.Kom., pada bagian kamera.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali lebih jauh mengenai mekanisme penggunaan aplikasi, proses verifikasi, serta manfaat Prasasti dalam mendukung kebutuhan peminjaman barang dan sarana prasarana.

Melalui Sisapa, Kankemenag Kota Yogyakarta terus mendorong penguatan budaya kerja digital di kalangan ASN. Kehadiran Prasasti diharapkan tidak sekadar menjadi inovasi teknologi, tetapi menjadi instrumen nyata dalam menghadirkan layanan sarpras yang lebih cepat, tertib, terintegrasi, transparan, dan akuntabel.[Ara]

Leave a Reply