Sisa Usia, Saatnya Lebih Banyak Mengabdi

Yogyakarta (KUA) — Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berbuat baik. Justru ketika waktu kehidupan terus berjalan, setiap kesempatan menjadi semakin berharga untuk memperbanyak ibadah dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam, Asrofi, S.Ag., saat memberikan pembinaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) An Nur RW 05, Pringgokusuman, Yogyakarta, Minggu (20/9/2026).
Mengangkat tema “Mengoptimalkan Sisa Hidup dengan Terus Mengabdi kepada Allah SWT”, Asrofi mengajak jamaah untuk memaknai perjalanan hidup sebagai amanah yang harus diisi dengan amal saleh, ibadah, dan kebaikan yang memberi manfaat bagi orang lain.
Menurutnya, selama Allah SWT masih memberikan kesempatan untuk hidup, masih terbuka ruang untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga dan lingkungan.
“Selama Allah masih memberikan kesempatan untuk hidup, mari kita optimalkan dengan pengabdian, ibadah, memperbaiki diri, dan memberikan manfaat kepada sesama,” pesan Asrofi.
Bagi Asrofi, pembinaan keagamaan bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya untuk menyapa, membimbing, dan membersamai masyarakat dalam menjalani kehidupan dengan nilai-nilai agama.
Kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah jamaah MT An Nur diharapkan semakin memperkuat fungsi majelis taklim sebagai ruang belajar agama sekaligus tempat tumbuhnya silaturahmi, kepedulian, dan semangat untuk terus berbuat baik.
Sebab, setiap hari yang masih diberikan adalah kesempatan. Bukan untuk menghitung berapa lama lagi waktu yang tersisa, tetapi untuk mengisi sisa waktu dengan sebanyak mungkin kebaikan.[sams]


