Sinergi Bergerak, Manfaat Terdistrbusi! KUA Wirobrajan Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Yogyakarta (KUA Wirobrajan) – Upaya pencegahan stunting membutuhkan kepedulian dan gerak bersama berbagai pihak. Semangat tersebut ditunjukkan KUA Wirobrajan melalui keterlibatan dalam Launching Distribusi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) QW yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Wirobrajan, Jumat (4/9/2026).
Kepala KUA Wirobrajan Raden Andhi Nugroho, S.H.I., M.H., hadir dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB tersebut. Kegiatan dipimpin langsung oleh MPP Kemantren Wirobrajan, Rahmi Anggraini, sebagai bagian dari komitmen bersama menghadirkan kepedulian yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi ibu dan anak.
Launching dihadiri anggota Forkopimtren Wirobrajan, para donatur, penggiat, serta penerima manfaat. Turut hadir Kepala Puskesmas Wirobrajan Khairani Fitri, perwakilan Koramil 10 Wirobrajan Topo selaku Babinsa, perwakilan Polsek Wirobrajan Ipda Dwiyanto Nugroho, Kajasos Kemantren Eka, Lurah Pakuncen Budi Riyanto, Lurah Wirobrajan Seno Wibowo, serta Lurah Patangpuluhan Dinda Kardina.
Kolaborasi juga diperkuat dengan keterlibatan Ketua dan Koordinator TPK dari RW 04 Pakuncen, RW 07 Wirobrajan, dan RW 10 Patangpuluhan, PKB Kemantren Wirobrajan, pimpinan Lazismu, perwakilan Hotel 14, Forizz, serta Direktur Bank Syariah Mitra Harmoni.
Yang menjadi fokus utama kegiatan adalah manfaat langsung bagi masyarakat. Sebanyak ibu hamil dan sembilan balita dari wilayah Kemantren Wirobrajan menerima distribusi PMT sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan ibu serta anak.
Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah, lembaga keagamaan, dunia usaha, lembaga filantropi, komunitas, serta masyarakat memiliki peran penting untuk bergerak bersama sesuai kapasitas masing-masing.
Kepala KUA Wirobrajan, Raden Andhi Nugroho, menegaskan bahwa KUA tidak hanya hadir dalam layanan keagamaan dan pencatatan pernikahan, tetapi juga memiliki ruang pengabdian yang luas dalam mendukung ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, kepedulian diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar terdistribusi menjadi manfaat yang dirasakan masyarakat. Pemenuhan gizi ibu hamil dan balita menjadi salah satu investasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
KUA Wirobrajan terus bersinergi, melayani, dan hadir untuk masyarakat—karena ketika semua bergerak bersama, manfaat pun semakin luas terdistribusi.[ekoAW]



