Berita

Silaturahmi ke Ndalem Wironegaran, Kemenag Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi Kerukunan Umat

Yogyakarta (Humas) – Dalam upaya mempererat komunikasi dan memperkuat sinergi pelayanan keagamaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum., melaksanakan silaturahmi ke Ndalem Wironegaran, Jalan Panembahan Nomor 29–30, Kemantren Kraton, Kamis (2/7/2026).

Rombongan disambut hangat oleh Raden Ajeng Artie Ayya Fatimasari Wironegoro, putri Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan yang menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Kementerian Agama dan tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kraton, Agus Sutrisno, S.Ag., M.S.I., Ketua Takmir Musala Ar-Rahmah Suryomentaraman, serta Pranata Kerukunan Umat Beragama Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Zahara Emilya Girsang, S.Ag.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, dibahas berbagai upaya memperkuat kerukunan umat beragama serta peningkatan kualitas layanan keagamaan di wilayah Kemantren Kraton. Salah satu materi yang disosialisasikan adalah Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Pedoman tersebut bertujuan mewujudkan syiar agama yang tetap khidmat dengan tetap menjaga kenyamanan dan keharmonisan masyarakat di lingkungan sekitar.

Ahmad Mustafid menyampaikan bahwa Surat Edaran Menteri Agama tersebut bukanlah pembatasan pelaksanaan ibadah, melainkan pedoman agar penggunaan pengeras suara dilakukan secara bijaksana, proporsional, dan memperhatikan kondisi sosial masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan pengelola rumah ibadah merupakan modal penting dalam membangun kehidupan yang rukun dan harmonis. Melalui silaturahmi, setiap kebijakan dapat dipahami bersama sehingga pelaksanaannya berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Raden Ajeng Artie Ayya Fatimasari Wironegoro menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi langkah Kementerian Agama yang terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam menjaga harmoni kehidupan beragama. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus dipelihara demi terciptanya suasana yang damai, saling menghormati, dan penuh toleransi di tengah masyarakat.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari komitmen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat kerukunan umat beragama serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif, humanis, dan berdampak bagi masyarakat. [Ara]