Sentuh Hati Warga Binaan, Penyuluh Katolik dan PDKK Gelar Doa Penyembuhan Luka Batin di Rutan Yogyakarta

Yogyakarta (Garakat) – Penyuluh Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK) Brayat Nazareth Gereja Kalasan menyelenggarakan pembinaan iman bagi warga binaan (Wabin) Kristiani di Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan pembinaan iman dikemas dalam bentuk Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Ignatia Roshinta. Dalam ibadat tersebut dibacakan Firman Tuhan dari Kitab Mazmur 139:7–10 yang mengingatkan bahwa Allah senantiasa hadir dan menyertai umat-Nya dalam setiap peristiwa kehidupan.
Dalam pewartaannya disampaikan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan di tengah berbagai pergumulan hidup. Namun, keselamatan juga membutuhkan partisipasi aktif dari umat untuk senantiasa datang kepada Tuhan. Tidak sedikit orang yang merasa sulit mendekat kepada-Nya karena dibayangi rasa bersalah atau luka batin yang telah lama tersimpan.
Sebagai bentuk pendampingan spiritual, tim PDKK Brayat Nazareth membawa teks Doa Penyembuhan Luka Batin yang kemudian didoakan bersama oleh seluruh peserta. Doa tersebut menjadi sarana refleksi sekaligus harapan bagi para peserta untuk memperoleh pemulihan batin dan kekuatan dalam menjalani kehidupan.
Usai ibadat, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan sesi berbagi pengalaman. Dalam suasana penuh keakraban, para peserta saling memberikan kesaksian, dukungan, serta peneguhan iman yang semakin mempererat persaudaraan di antara mereka.
Pembinaan iman kali ini diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas 11 warga binaan Kristiani, 5 anggota PDKK Brayat Nazareth, 1 perwakilan MMK, serta 4 Penyuluh Agama Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta, yaitu Arnoldus Suluh, Kristoforus Moses Jamwav, Edelbertus Jara, dan FM Padhari Djati Martiwi.
Melalui kegiatan ini diharapkan para warga binaan semakin merasakan kasih dan penyertaan Tuhan, sehingga memiliki semangat baru untuk menjalani proses pembinaan serta membangun kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. (ej)



