Berita

Semarak Demokrasi, Kompetisi, dan Kepemimpinan Murid MAN 1 Yogyakarta dalam KPOM 2026

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Komisi Pemilihan Madrasah (KPOM) 2026 MAN 1 Yogyakarta kembali diselenggarakan pada Jumat (28/08/2026) Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting dalam pelaksanaan demokrasi di lingkungan madrasah, khususnya dalam proses pemilihan Ketua OSIS Nurul Jadid periode 2026/2027. Selain menjadi ajang pemilihan pemimpin murid, KPOM 2026 juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan partisipasi dan antusiasme murid.

 

Rangkaian kegiatan KPOM 2026 diawali dengan pembiasaan pagi yang kemudian dilanjutkan dengan perwalian. Setiap kelas didampingi oleh Penanggung Jawab (PJ) kelas dari panitia untuk membantu mengarahkan peserta serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib. Suasana pagi tersebut menjadi awal dari pelaksanaan KPOM 2026 yang berlangsung dengan penuh semangat.

 

Setelah pembiasaan pagi dan perwalian, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan, yaitu catur, debat, Lomba Cerdas Cermat (LCC), serta Pass the PowerBerbagai perlombaan tersebut memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan sekaligus berkompetisi secara sportif. Perlombaan catur menguji ketelitian dan strategi peserta, sedangkan debat menjadi wadah untuk menyampaikan gagasan dan mempertahankan argumen. LCC mengasah wawasan serta kecepatan berpikir, sementara Pass the Power menghadirkan permainan yang menuntut kekompakan dan partisipasi aktif antarpeserta.

 

Di samping rangkaian perlombaan, agenda utama KPOM 2026 turut berlangsung, yaitu pemilihan Ketua OSIS Nurul Jadid periode 2026/2027. Seluruh murid mendapatkan kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan sosok yang akan menjadi pemimpin OSIS pada periode berikutnya. Pelaksanaan pemilihan tersebut menjadi bentuk pembelajaran demokrasi secara langsung bagi murid, sekaligus memberikan pengalaman untuk menentukan pilihan secara bertanggung jawab.

 

Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengatakan KPOM menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar menjalankan proses demokrasi secara langsung di lingkungan madrasah. Menurutnya, pengalaman memilih dan dipilih dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter kepemimpinan murid.

“Murid belajar bahwa dalam demokrasi ada pilihan, ada proses, dan ada tanggung jawab terhadap pilihan tersebut. Dari sini mereka bisa belajar menghargai perbedaan dan menjalankan amanah ketika mendapat kepercayaan,” ujarnya.

Pemilihan Ketua OSIS juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di MAN 1 Yogyakarta. Melalui proses tersebut, murid tidak hanya memilih seorang pemimpin, tetapi turut menentukan arah keberlanjutan organisasi dan program kerja OSIS Nurul Jadid pada periode mendatang.

 

Setelah seluruh rangkaian perlombaan dan pemilihan selesai, kegiatan KPOM 2026 ditutup dengan pengumuman para juara dari setiap perlombaan serta terpilih Farizan Ilyas Setiawan sebagai ketua OSIS Nurul Jadid periode 2026/2027. Pengumuman tersebut menjadi momen puncak yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KPOM 2026.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Legacy Forward , kegiatan Laskar yang menjadi bagian dari agenda setelah pelaksanaan KPOM 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi peserta untuk melanjutkan kebersamaan dan semangat yang telah terbangun sepanjang rangkaian kegiatan.

 

Dengan berakhirnya KPOM 2026, diharapkan pengalaman yang diperoleh melalui perlombaan maupun proses pemilihan dapat menjadi bekal bagi murid dalam mengembangkan sikap sportivitas, tanggung jawab, kerja sama, serta kepemimpinan. Sementara itu, terpilihnya Ketua OSIS Nurul Jadid periode 2026/2027 menjadi awal dari perjalanan baru untuk melanjutkan kontribusi dan menghadirkan berbagai gagasan bagi madrasah. (vts)

Leave a Reply