Berita

Sarapan Pagi Kankemenag Kota Yogyakarta Bahas Partisipasi Ramadhan hingga Efisiensi Layanan

Yogyakarta — Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta kembali menggelar kegiatan Sarapan Pagi pada Jumat (14/3/2025) di Aula 1. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 75 pegawai dan dimoderatori oleh Muchlis Ari Handy.

Forum ini menjadi ruang koordinasi sekaligus penyampaian masukan dari pegawai terkait pelaksanaan program, sarana prasarana, hingga penguatan layanan selama bulan Ramadhan.

Dalam sesi masukan, Zahara Emilya Girsang menyoroti masih rendahnya partisipasi pegawai KUA dalam kegiatan streaming KIS dan tadarus selama Ramadhan. Ia berharap Seksi Bimas Islam dapat mendorong keterlibatan aktif seluruh KUA untuk meramaikan kegiatan tersebut melalui interaksi di media digital.

Sementara itu, Eko Triyanto menyampaikan perlunya penambahan fasilitas mushola, seperti jam digital, serta perbaikan sarana wudhu yang mengalami kendala aliran air dan genangan. Ahmadi Sholihin juga menyoroti kondisi ruang pengawas yang mengalami kebocoran serta mengusulkan fasilitasi tanda tangan elektronik bagi pengawas.

Berbagai isu lainnya turut dibahas, seperti penjadwalan piket selama libur Idul Fitri, kebijakan work from anywhere (WFA), serta optimalisasi kegiatan keagamaan di Mushola Al-Ikhlas, termasuk rencana pelaksanaan tahsin Al-Qur’an pasca Idul Fitri.

Dari sisi sarana dan prasarana, Ahmad Mustafid menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi pertimbangan dalam penanganan beberapa kendala, termasuk listrik di ruang podcast. Prioritas saat ini difokuskan pada rehabilitasi PTSP, guiding block, serta perbaikan area halaman kantor.

Masukan dari kanal internal juga mencakup usulan penambahan CCTV di area parkir, efisiensi penggunaan listrik, hingga pengelolaan fasilitas kantor agar lebih tertib dan hemat energi.

Dalam closing statement, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menegaskan komitmen sebagai satuan kerja berpredikat WBBM sekaligus penerima Anugerah Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) terbaik. Seluruh pegawai diimbau untuk menolak segala bentuk gratifikasi, khususnya menjelang hari raya, serta menginstal aplikasi GOL KPK sebagai bentuk penguatan integritas.

Selain itu, disampaikan pula kebijakan efisiensi, di mana pada 24–27 Maret 2025 aktivitas akan dipusatkan di lantai 1, sementara pengaturan WFA dilakukan oleh masing-masing seksi dengan prioritas bagi pegawai yang akan mudik. Adapun pelaksanaan WFH setiap hari Jumat masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kantor Wilayah.

Terkait kesiapan Idul Fitri, pimpinan meminta agar jadwal piket dan pengamanan kantor pada 28 Maret hingga 7 April segera disusun. Penggunaan alat listrik diperbolehkan selama mendukung layanan, namun tetap harus mengedepankan prinsip efisiensi.

Untuk mendukung kegiatan keagamaan, fasilitas mushola dapat dioptimalkan melalui dana infak, termasuk perbaikan sarana wudhu. Selain itu, pada Ahad (16/3/2025) akan dilaksanakan Khotmil Qur’an serentak dengan target besar, di mana Kota Yogyakarta mendapat bagian signifikan dalam pencapaian tersebut.

Melalui forum ini, diharapkan koordinasi internal semakin solid, pelayanan semakin optimal, serta nilai integritas dan efisiensi terus terjaga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.[Ara]