Sambut Ramadhan 1447 H, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan Berikan Kajian Parenting di TK ABA Patangpuluhan

Yogyakarta (Kemenag) — Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I, memberikan kajian parenting kepada wali murid TK ABA Patangpuluhan, Kamis (12/02/2026) pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula TK ABA Patangpuluhan.
Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Aset Akhirat dengan Mengajarkan Puasa Sejak Dini”. Kajian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para orang tua tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai ibadah, khususnya puasa, kepada anak sejak usia dini sebagai bagian dari pendidikan karakter dan spiritual dalam keluarga.
Dalam pemaparannya, Eko Agus Wibowo menyampaikan bahwa keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. At-Tahrim ayat 6, “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” Ayat tersebut menegaskan tanggung jawab orang tua dalam membimbing anak menuju kebaikan dan ketakwaan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan dasar kewajiban puasa sebagaimana tercantum dalam QS. Al-Baqarah ayat 183, bahwa puasa diwajibkan agar umat Islam mencapai derajat takwa. Menurutnya, meskipun anak-anak belum diwajibkan berpuasa, pembiasaan dan pengenalan sejak dini akan membentuk karakter disiplin, sabar, serta kecintaan terhadap ibadah.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi sarana pendidikan ruhani dan pembentukan akhlak. Orang tua perlu menghadirkan suasana Ramadhan yang menyenangkan agar anak tumbuh dengan kenangan indah tentang ibadah,” ujarnya.
Selain dalil Al-Qur’an, Eko juga menyampaikan hadits tentang keutamaan puasa, di antaranya adanya pintu Ar-Rayyan bagi orang yang berpuasa, puasa sebagai perisai dari api neraka, serta pahala yang tidak terhingga bagi orang yang menjalankannya dengan ikhlas.
Para wali murid tampak antusias mengikuti kajian dan berdiskusi tentang strategi praktis melatih anak berpuasa, seperti puasa bertahap, memberikan apresiasi, serta menjadi teladan dalam ibadah di rumah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin siap menyambut Ramadhan 1447 H dengan menghadirkan pendidikan iman yang kuat dalam keluarga, sehingga anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh sebagai bekal membangun aset akhirat.[ekoAW]



