Berita

Review Kurikulum Mu’allimaat, Kemenag Kota Yogyakarta Tekankan Kurikulum Adaptif dan Visioner

Yogyakarta (Kemenag Kota Yogyakarta) Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Elfa Tsuroyya menilai review kurikulum menjadi momentum penting bagi madrasah dalam memperkuat arah pengembangan pendidikan yang adaptif, terukur, dan selaras dengan visi lembaga. Menurutnya, kurikulum tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga menjadi pedoman strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di madrasah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Review Kurikulum MTs dan MA yang diselenggarakan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu (13/5/2026) di Aula Prof. Siti Baroroh Baried, yang diikuti jajaran direksi, kepala urusan terkait, serta Tim Pengembangan Kurikulum madrasah.

Menurut Elfa, penyusunan kurikulum harus berbasis data, hasil evaluasi, serta kebutuhan riil madrasah. “Berbagai sumber data dari tahun sebelumnya maupun tahun berjalan perlu dianalisis secara mendalam agar menjadi dasar dalam perencanaan program kerja serta penyempurnaan visi dan misi madrasah ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim I Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag DIY Anita Isdarmini menegaskan bahwa dokumen kurikulum harus menjadi “dokumen hidup” yang mampu menggambarkan potret madrasah secara utuh sekaligus menjadi sumber informasi pengembangan lembaga. Menurutnya, kurikulum menjadi sarana strategis dalam mewujudkan visi dan misi madrasah untuk mencetak kader pemimpin perempuan yang berkemajuan dan berwawasan global.

“Penyelarasan dokumen kurikulum menjadi penting agar arah pengembangan madrasah tetap relevan dengan kebutuhan zaman dan karakter lembaga,” jelasnya.

Pengawas Pembina MA Kemenag Kota Yogyakarta Evi Effrisanti turut menyoroti pentingnya kesesuaian dokumen kurikulum dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia serta regulasi yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa capaian visi dan misi madrasah perlu dirumuskan secara terukur dengan pendekatan SMART agar implementasinya lebih efektif dan dapat dievaluasi secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Pengawas Pembina MTs Kemenag Kota Yogyakarta Ma’ruf Yuniarno menambahkan bahwa kurikulum harus mampu menjadi pedoman utama pembelajaran pada tahun ajaran mendatang. Karena itu, target program, strategi pencapaian, dan indikator keberhasilan perlu dirumuskan secara jelas berdasarkan hasil evaluasi sebelumnya. Ia juga mendorong penguatan implementasi pendidikan khas Yogyakarta yang dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan madrasah.

Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah menyampaikan bahwa kurikulum merupakan instrumen utama dalam mewujudkan visi dan misi madrasah. Ia mengapresiasi berbagai masukan dari para reviewer yang dinilai sangat membantu tim pengembang kurikulum dalam menyempurnakan dokumen kurikulum madrasah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dokumen kurikulum MTs dan MA Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta semakin selaras dengan regulasi, kebutuhan madrasah, serta mampu mendukung terwujudnya generasi perempuan muslim yang unggul, berkemajuan, dan berwawasan global. (Ma’ruf)