Penyuluh Wirobrajan Tausiyah di RRI : “Barokah Berbuka Puasa”

Momentum Ramadhan dimanfaatkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan untuk terus menghadirkan dakwah yang menyejukkan dan memberi pencerahan kepada masyarakat. Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I, mengisi program Barokah Berbuka Puasa di Pro 1 RRI Yogyakarta pada Rabu (09/03/2026) pukul 17.00–17.50 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Eko mengangkat tema “Pintu-Pintu Kebaikan dan Hidayah.” Materi diambil dari salah satu hadits agung dalam Hadits Arbain An-Nawawi tentang dialog sahabat mulia Muadz bin Jabal dengan Rasulullah ﷺ yang bertanya mengenai amalan yang dapat memasukkan seseorang ke dalam surga dan menjauhkannya dari api neraka.
Eko menjelaskan bahwa pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan mendasar bagi setiap manusia, karena pada hakikatnya setiap orang mendambakan keselamatan dan kebahagiaan di akhirat. Rasulullah ﷺ kemudian menjelaskan bahwa jalan menuju surga tidak hanya satu, melainkan banyak pintu kebaikan yang Allah bukakan bagi hamba-Nya.
“Dimulai dari menjaga tauhid, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berpuasa, hingga berbagai amal kebaikan lainnya seperti sedekah serta menjaga lisan dari hal-hal yang tidak bermanfaat,” jelas Eko dalam siaran tersebut.
Ia menambahkan bahwa hadits tersebut mengajarkan bahwa hidayah dan keselamatan tidak datang secara tiba-tiba, tetapi melalui langkah-langkah kebaikan yang terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Selama Allah masih memberi kita kesempatan hidup, mari terus mengetuk pintu-pintu kebaikan. Karena setiap amal yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi jalan menuju rahmat Allah dan surga-Nya,” tambahnya.
Siaran yang dipandu oleh Mas Panji ini dikemas dalam bentuk dialog interaktif. Para pendengar terlihat sangat antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan, tidak hanya terkait tema kajian, tetapi juga seputar persoalan keagamaan seperti fidyah, zakat fitrah, i’tikaf, serta berbagai amalan di bulan Ramadhan.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata peran Penyuluh Agama Islam yang berdaya dan berdampak, hadir memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat melalui media siaran radio di bulan suci Ramadhan.[ekoAW]



