Penyuluh KUA Wirobrajan Ajak Umat Syukuri Nikmat Kemerdekaan Semangat menyambut Hari Ulang Tahun

HUT RI ke-81: Penyuluh KUA Wirobrajan Ajak Umat Syukuri Nikmat Kemerdekaan
Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terus digaungkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan melalui Program Cahaya Mimbar yang digelar di Masjid Wakaf, Selasa (4/8/2026). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan diawali dengan salat Ashar berjamaah, dilanjutkan kajian keislaman yang diikuti jamaah dengan penuh antusias.
Dalam tausiyahnya, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I., menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan nikmat besar dari Allah SWT yang wajib disyukuri dan dijaga bersama.
Mengutip QS. Ibrahim ayat 6, Eko menjelaskan kisah Nabi Musa a.s. yang mengingatkan Bani Israil agar selalu mengingat nikmat Allah setelah dibebaskan dari kezaliman Fir’aun. Menurutnya, pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia yang memperoleh kemerdekaan berkat rahmat Allah SWT.
“Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alinea ketiga menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia terjadi atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Karena itu, kemerdekaan bukan hanya hasil perjuangan para pahlawan, tetapi juga anugerah Allah yang harus senantiasa disyukuri,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, menaati aturan, serta mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara. Rasa syukur atas nikmat kemerdekaan diwujudkan melalui semangat berkarya, beribadah, serta berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Perjuangan para pahlawan yang berlangsung hampir 350 tahun tidak boleh berhenti menjadi catatan sejarah. Semangat pengorbanan mereka harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang untuk menjaga keutuhan NKRI dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta amal kebajikan,” tambahnya.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan Berlin Sunardi menyampaikan bahwa Program Cahaya Mimbar menjadi salah satu media dakwah yang efektif untuk mendekatkan penyuluh dengan masyarakat.
“Melalui Cahaya Mimbar, Penyuluh Agama Islam hadir sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan bimbingan, penyuluhan, edukasi keagamaan, serta menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Dakwah tidak hanya memperkuat nilai-nilai keislaman, tetapi juga menumbuhkan semangat cinta tanah air dan memperkokoh persatuan bangsa,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Wirobrajan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak, menguatkan nilai religius, sekaligus menanamkan semangat nasionalisme dalam menyongsong HUT RI ke-81 dengan tekad mewujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.[ekoAW]


