Berita

Penyuluh KUA Ngampilan Hadiri Bimtek Konselor Puspagatra Ngetren

Yogyakarta (KUA Ngampilan)– Penyuluh Agama Islam KUA Ngampilan, Janti Ristiani, S.Ag.,Hartatik SPd,SH, dan Siti Rohimah SAg menghadiri Bimtek Konselor Puspagatra Ngetren; Peningkatan Kapasitas SDM Lembaga Penyedia Layanan Perlindungan Anak pada hari Selasa, 11/8/2026 di Hotel Fortuna Grand Malioboro Jl Dagen Sosromenduran Kemantren Gedongtengen Yogyakarta.Bimtek diikuti konselor se-kota Yogyakarta.Turut hadir Penyuluh Agama Islam Mergangsan,Dzakiyatun Nisa Nurun Nabilah, S.H ,mengikuti bimtek mendukung pelaksanaan program Pusat Pembelajaran Keluarga dan Satyagatra Hangayomi Kemantren (Puspagatra Ngetren) yang diluncurkan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kegiatan diawali sambutan Kepala DP3AP2KB,Retnaningtyas, S.STP., M.I.P., sekaligus membuka acara Bimtek Konselor Puspagatra Ngetren se-Kota Yogyakarta.

Materi Bimtek disampaikan oleh tiga narasumber;
1.Darini SIP
(Arahan dan Motivasi Kegiatan Perlindungan Anak Di Kota Yogyakarta)
2.dr.Muhammad Nur Arif Sp.KJ
(Mengenali Waham dan Ide Percobaan Bunuh Diri Pada Anak)
3.Ervan Aryaputra S.Psi
(Tantangan Konselor Puspagatra Ngetren di Lapangan)

Program Puspagatra Ngetren merupakan bentuk transformasi layanan publik yang menghadirkan pelayanan keluarga lebih dekat dengan masyarakat. Program ini difokuskan pada penguatan pengasuhan anak, perlindungan keluarga, serta pemberdayaan perempuan di tingkat kemantren.

Dalam pelaksanaannya, DP3AP2KB bekerja vsama dengan Kementerian Agama Kota Yogyakarta dengan melibatkan Penyuluh Agama Islam di setiap kemantren. Para penyuluh mendapat tugas piket sebagai konselor untuk memberikan layanan konsultasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Puspagatra Ngetren menjadi ruang konsultasi dan pendampingan bagi keluarga yang menghadapi berbagai persoalan. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, edukasi, dan solusi yang tepat untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.

Melalui inovasi Quick Win ini, Pemerintah Kota Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Puspagatra Ngetren diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan keluarga yang tangguh, sejahtera, dan inklusif. (Janti).

Leave a Reply