Penyuluh KUA Ngampilan Giat BAQUL Girli Winongo Wujudkan Program PBHA

Yogyakarta (KUA Ngampilan) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Ngampilan konsisten mendampingi masyarakat kawasan pinggir kali (Girli) Winongo melalui program BAQUL (Bimbingan Al-Qur’an Usia Lanjut) pada hari Rabu,(2/9/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mensukseskan PBHA (Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an) di wilayah Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta.
Kegiatan Bimbingan Al-Qur’an Usia Lanjut (BAQUL) warga Girli Winongo, dilaksanakan Penyuluh Agama Islam KUA Ngampilan, Janti Ristiani SAg, Wintolo SAg dan Hartatik SAg dilaksanakan setiap hari Selasa dan Rabu sore.BAQUL ditujukan buat warga masyarakat bantaran Sungai Winongo (Girli) yang ingin meningkatkan pemahaman membaca Al-Qur’an, mulai dari tingkat dasar (Iqro).
Metode pendampingan dengan pembinaan rutin yang fleksibel, humanis, dan persuasif untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang usia.
Srini Hariya selaku koordinator menyampaikan bahwa;”Tujuan strategis kegiatan ini adalah mengentaskan buta aksara Hijaiyah sekaligus memperkuat basis keagamaan dan moderasi beragama di kawasan pemukiman padat.”
Janti Ristiani menjelaskan bahwa; “Program BAQUL hadir untuk memastikan literasi Al-Qur’an menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah pinggiran sungai. Pembinaan dilakukan berkelanjutan agar PBHA terwujud secara optimal.”
Melalui komitmen ini, KUA Kemantren Ngampilan terus memperluas jangkauan layanan bimbingan keagamaan agar nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi di tengah kehidupan bermasyarakat.(janti)



