Penyuluh KUA Ngampilan Gelar Lomba Hafalan bagi Pokbin MT Safiinatun Najaah

YOGYAKARTA (KUA Ngampilan)– Dalam rangka memperkuat literasi Al-Qur’an dan mempererat silaturahmi antar jamaah, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Ngampilan menggelar Lomba Hafalan Surat Al Fatehah dan surat An Nas beserta artinya, pada hari Kamis,12/3/2026 bertempat di Masjid Uswatun Hasanah. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi Kelompok Binaan (Pokbin) Majelis Taklim (MT) Safiinatun Najaah, Serangan Kelurahan Notoprajan Kemantren Ngampilan, Yogyakarta.
Acara ini bertujuan untuk memotivasi para ibu-ibu jamaah majelis taklim agar tidak hanya membaca, tetapi juga menjaga hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang sering digunakan dalam ibadah sehari-hari.
Kepala KUA Ngampilan, H Anas Yusuf S.Sos.I, sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan bimbingan penyuluhan (bimluh) kelompok binaan (pokbin) oleh Penyuluh Agama Islam, Janti Ristiani SAg, Siti Rohimah SAg, Hartatik SH, Afifah Nur Sansidar S.Sos dan Wintolo SAg.Pokbin ini rutin dilaksanakan tiap hari Senin dan Kamis jam 09.00 sd 10.00.
Kepala KUA Ngampilan juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada MT Safiinatun Najaah. Menurutnya, usia bukanlah penghalang untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an.
“Kami sangat bangga melihat semangat para ibu-ibu. Lomba ini bukan sekadar mencari siapa yang paling lancar, melainkan bagaimana kita semua istiqomah dalam mempelajari dan menjaga kalam Allah di tengah kesibukan rumah tangga,” ujarnya.
MT Safiinatun Najaah selain rutin bimbingan membaca Al Qur’an, setiap awal bulan diisi taushiyah oleh KH Sholehudin Mansyur SAg.
Materi lomba hafalan surat Al Fatehah dan surat An Nas beserta artinya dengan dewan juri dari KUA Ngampilan, Janti Ristiani SAg, Hartatik SH,DR Reza Bakhtiar Ramadhan dan M Zimamul Wafi SH.
Ketua MT Safiinatun Najaah, Siti Eliska Marjamiati, mengatakan bahwa;”melalui kegiatan seperti ini, KUA Ngampilan berharap peran penyuluh agama semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual di tingkat akar rumput. MT Safiinatun Najaah diharapkan terus menjadi wadah positif bagi syiar Islam yang moderat dan mencerahkan di wilayah Ngampilan.(janti)



