Berita

KUA Mergangsan Ikuti Safari Subuh Walikota Yogyakarta di Masjid Baiturrahman

Yogyakarta (14/3/2026) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Mergangsan mengikuti kegiatan Safari Subuh Walikota Yogyakarta yang dilaksanakan pada Sabtu, 14/3 2026 di Masjid Baiturrahman, Mergangsan Kidul.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diawali dengan pelaksanaan shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) Kepala KUA Mergangsan Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I., para penghulu dan penyuluh KUA Mergangsan, serta jajaran Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Turut hadir pula Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum dan Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Yogyakarta, H. M. Tahrir, S.E., M.M bersama jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta.

Acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan dari penasihat Takmir Masjid Baiturrahman, Drs. H. Sukemi, S.H.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan sejarah perjuangan pembangunan masjid yang pada awalnya hanya berupa musholla sederhana, hingga kini berkembang menjadi masjid yang representatif dan menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat di lingkungan Mergangsan Kidul.

Dalam sambutannya, Walikota Yogyakarta dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid, terutama di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjalani kehidupan yang sederhana serta menghindari sikap konsumtif menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, Walikota juga mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup bersih melalui program Mas Jos (Masyarakat Jogja Olah Sampah), yaitu program Pemerintah Kota Yogyakarta dalam mengelola sampah berbasis rumah tangga guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota memberikan hadiah sebesar Rp500.000 kepada jamaah yang mampu menyebutkan lima langkah Mas Jos, yaitu: memilah sampah sesuai jenisnya, menyalurkan sampah anorganik ke bank sampah, mengolah sampah organik melalui kompos atau biopori, menghabiskan makanan untuk mengurangi limbah, serta menggunakan wadah berulang guna mengurangi sampah sekali pakai.

Kegiatan Safari Subuh ini juga diisi dengan penyerahan bantuan untuk pembangunan Masjid Baiturrahman. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kota Yogyakarta, Bank BPD DIY, BAZNAS, Dandim, serta Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, dan masyarakat semakin kuat dalam memakmurkan masjid sekaligus membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di Kota Yogyakarta.

Kegiatan Safari Subuh berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kehangatan hingga acara selesai.(HP)