Berita

Penyuluh KUA Mergangsan Laksanakan Pembinaan INABAH di Rutan Kelas IIA Yogyakarta

Yogyakarta, Penyuluh Agama Islam KUA Mergangsan, Hari Purnomo, S.Pd., melaksanakan pembinaan keagamaan bagi warga binaan Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan ruhani untuk membersihkan hati dan menguatkan kesiapan menyambut bulan suci Ramadhan.

Pembinaan bertajuk INABAH (Ilmu Nasihat Bersihkan Hati) ini dilaksanakan menjelang shalat Dhuhur berjamaah.

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang dipimpin oleh penyuluh, dilanjutkan dengan doa dan senandung munajat setelah membaca Al-Qur’an, sehingga tercipta suasana yang khusyuk dan menenangkan.

Dalam pembinaannya, penyuluh menyampaikan bekal menyambut Ramadhan yang tinggal sekitar 14 hari lagi.

Penyuluh menekankan pentingnya persiapan sejak bulan Sya’ban agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan kesiapan lahir dan batin.

Bekal pertama adalah doa, sebagaimana diajarkan para ulama:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.”

Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali menjelaskan bahwa doa ini merupakan harapan seorang hamba agar diberi umur, kesehatan, dan kekuatan untuk beribadah, karena tidak semua orang diberi kesempatan bertemu Ramadhan.

Bekal kedua adalah ilmu, agar semangat ibadah Ramadhan dilandasi pemahaman yang benar.
Penyuluh menyampaikan keutamaan ibadah-ibadah Ramadhan, seperti puasa, sedekah berbuka, shalat tarawih, membaca Al-Qur’an, hingga i’tikaf di sepuluh malam terakhir.

Terkait ibadah puasa, penyuluh menjelaskan bahwa puasa Ramadhan dilaksanakan selama 29 atau 30 hari berturut-turut, sehingga memerlukan persiapan sejak bulan Sya’ban.

Para ulama menjelaskan bahwa puasa memiliki banyak hikmah, di antaranya untuk kesehatan dan kebersihan hati.

Keutamaan puasa yang paling agung adalah pahalanya tanpa batas, sebagaimana disebutkan dalam hadis qudsi:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagai penutup, penyuluh mengajak warga binaan untuk melatih diri berpuasa di bulan Sya’ban sebagai persiapan menyambut Ramadhan.

Kegiatan pembinaan diakhiri dengan shalat Dhuhur berjamaah di Masjid At-Taqwa Rutan Kelas IIA Yogyakarta, yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.(HP)