Berita

Penyuluh KUA Mantrijeron Dampingi Mahasiswa KKN UPN Yogyakarta Gelar Tadabbur Alam Bersama Santri TPA

Yogyakarta (KUA Mantrijeron) — Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Fatkur Rohman, M.Pd.I., mendampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPN “Veteran” Yogyakarta dalam kegiatan Tadabbur Alam bersama santri TPA Suryodiningratan, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keimanan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan melalui pembelajaran langsung di alam.

Kegiatan diawali di lingkungan Masjid Al Ihsan Suryodiningratan. Para santri diajak mengamati berbagai ciptaan Allah Swt., seperti pepohonan, dedaunan, bebatuan, dan lingkungan sekitar masjid. Selanjutnya, rombongan berjalan menuju Lapangan Minggiran untuk melaksanakan pembelajaran luar ruang (outdoor learning), sehingga anak-anak dapat belajar secara interaktif dan menyenangkan.

Mahasiswi KKN UPN “Veteran” Yogyakarta, Tyas, menjelaskan bahwa kegiatan tadabbur alam dirancang agar anak-anak memahami bahwa setiap ciptaan Allah memiliki fungsi, manfaat, dan saling berkaitan dalam kehidupan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak adik-adik belajar langsung dari alam. Mereka dapat melihat bahwa setiap ciptaan Allah memiliki manfaat dan saling berkaitan. Harapannya, anak-anak semakin mencintai lingkungan sekaligus mensyukuri nikmat yang Allah berikan,” ujarnya.

Pada sesi pembelajaran, mahasiswi KKN lainnya, Senja, mengajak para santri memahami hikmah di balik keberadaan tumbuhan.

“Adik-adik, lihatlah daun ini. Daun adalah ciptaan Allah SWT. Selain membuat lingkungan menjadi hijau dan menghasilkan oksigen, daun yang telah gugur juga dapat dimanfaatkan menjadi kompos yang menyuburkan tanaman. Semua yang Allah ciptakan memiliki hikmah dan manfaat bagi kehidupan manusia,” tuturnya.

Koordinator Bidang Pendidikan Takmir Masjid Al Ihsan Suryodiningratan, Ustadz Sarofin, M.F., mengapresiasi metode pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan agama dengan pengenalan lingkungan.

“Tadabbur alam merupakan cara yang baik untuk mengenalkan anak-anak kepada tanda-tanda kebesaran Allah. Ketika mereka melihat langsung ciptaan-Nya, keimanan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh sejak usia dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Fatkur Rohman, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN UPN “Veteran” Yogyakarta yang menghadirkan pembelajaran kreatif bagi santri TPA. Ia mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan terhadap program edukatif yang mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian lingkungan.

“Kami mengapresiasi program tadabbur alam yang digagas mahasiswa KKN UPN ‘Veteran’ Yogyakarta. Kehadiran kami adalah untuk mendampingi sekaligus memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan selama kegiatan berlangsung. Semoga kegiatan seperti ini menjadi inspirasi dalam mengenalkan konsep ekoteologi kepada anak-anak sejak dini, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, mencintai lingkungan, serta mampu menjaga alam sebagai amanah dari Allah SWT,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tertanam sejak usia dini. Sinergi antara mahasiswa KKN, Takmir Masjid, Penyuluh Agama Islam, dan TPA menjadi wujud kolaborasi positif dalam menghadirkan pendidikan agama yang kontekstual, menyenangkan, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
(FR)