Penyuluh KUA Gedongtengen Dampingi Generasi Muda, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

Yogyakarta — Semangat dalam membina generasi muda terus ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Samsul Ma’arif. Pada Senin, 13 April 2026, ia melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada anak-anak Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di SD Negeri Blunyahrejo.
Dalam kegiatan tersebut, Samsul Ma’arif memberikan motivasi kepada para siswa agar senantiasa semangat dalam belajar, khususnya dalam mempelajari Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga perlu dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Jika sejak dini sudah dekat dengan Al-Qur’an, insyaAllah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan kuat dalam menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya dalam sesi motivasi.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembelajaran membaca Al-Qur’an secara tartil, perbaikan makharijul huruf, serta pembiasaan adab dalam membaca Al-Qur’an. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menunjukkan semangat yang tinggi dalam belajar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan penyuluh agama dalam membersamai dan membina generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah dasar, agar memiliki pondasi keimanan dan keilmuan yang kuat sejak dini.
Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam akhlak dan spiritualitas, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.[sams]



