Penyuluh Kristen Memandu Acara Doa Bersama Oikumene Di Abhipraya

Yogyakarta (Kemenag) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Sumarni, S.Th., memandu kegiatan Doa Bersama Oikumene yang diselenggarakan di Griya Abhipraya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Yogyakarta, Jalan Pangurakan No. 1, Prawirodirjan, Gondomanan, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh klien wajib lapor beragama Katolik dan Protestan, Penyuluh Agama Kristen dan Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta, pegawai Bapas beragama Kristen, serta perwakilan gereja yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan kerohanian klien wajib lapor di Bapas Yogyakarta.
Doa Bersama Oikumene bertujuan mempererat persaudaraan dalam kasih Tuhan, memberikan pelayanan serta wadah pembinaan kerohanian bagi para klien wajib lapor, sekaligus mengajak mereka bersama-sama mendalami Firman Tuhan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, pendalaman Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Aditya Chris Nugraha dari KGJ Kotagede dengan mengangkat tema “Tangan yang Pernah Salah Masih Dipakai Tuhan”, yang terinspirasi dari Kitab Nabi Yeremia 18:1–4.
Melalui perenungannya, Pdt. Aditya mengajak peserta memahami bahwa setiap orang pernah mengalami kegagalan, luka, maupun kesalahan dalam hidup. Ia mengibaratkan manusia seperti periuk yang retak atau pecah. Namun, periuk yang rusak tidak dibuang, melainkan diperbaiki dan dihiasi sehingga memiliki nilai yang lebih tinggi. Demikian pula kehidupan manusia, masa lalu tidak menjadi ukuran untuk masa kini dan masa depan. Dengan membuka hati kepada Tuhan, setiap orang tetap dapat menjadi berkat dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun sesama.
Usai penyampaian Firman Tuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dalam enam kelompok kecil yang didampingi para penyuluh agama. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keterbukaan. Hampir seluruh peserta aktif menceritakan pengalaman hidup mereka sekaligus saling mendengarkan dan memberikan penguatan satu sama lain.
Kegiatan Doa Bersama Oikumene ini dilaksanakan secara rutin setiap Jumat kedua setiap bulan. Melalui kegiatan tersebut diharapkan para klien wajib lapor semakin bertumbuh secara rohani, memiliki semangat untuk memulai kehidupan baru sesuai kehendak Tuhan, serta mampu berintegrasi kembali dengan masyarakat secara bertahap.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Kristen dan Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, yaitu Yuliana S. Ola, S.Th., Sumarni, S.Th., F.M. Padhari Djati Martiwi, S.H., Arnoldus Suluh, S.S., Kristoforus Moses Jamwav, S.E., dan Edelbertus Jara, S.Fil. (Sumarni)



