Penyuluh Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta Gelar Pembinaan Iman bagi Wabin Rutan Kelas IIA

Yogyakarta (Garakat) — Penyuluh Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Komunitas Pujian Santo Gregorius melaksanakan pembinaan iman bagi warga binaan (Wabin) Rutan Kelas IIA Yogyakarta pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan pembinaan iman dikemas dalam Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Liem Ay Lieng, sementara pewartaan Firman Tuhan dan renungan dibawakan oleh Regina. Peserta lainnya turut mendukung jalannya ibadat melalui lagu-lagu pujian yang dibawakan secara khidmat dan penuh sukacita.
Firman Tuhan yang diwartakan diambil dari Kisah Para Rasul 16:22-34. Regina, yang akrab disapa Bu Re, membacakan Firman Tuhan dengan jelas dan penuh penghayatan, sementara seluruh peserta menyimak dengan penuh perhatian.
Dalam renungannya, Bu Re menjelaskan secara singkat profil Rasul Paulus serta menekankan tentang kekuatan doa dan puji-pujian kepada Allah saat berada dalam situasi sulit, termasuk ketika Paulus dan Silas berada di dalam penjara. Meski dipukuli, dijebloskan ke penjara, dan dipasung, Paulus dan Silas tidak mengeluh maupun putus asa. Sebaliknya, pada tengah malam mereka justru berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah.
Pesan utama yang ditekankan dalam renungan tersebut adalah bahwa iman sejati tidak bergantung pada situasi. Sukacita dari Tuhan tidak dapat dipenjarakan oleh keadaan. Bahkan dalam “penjara” kehidupan yang paling gelap sekalipun, Tuhan tetap dapat menyatakan karya dan kuasa-Nya melalui doa dan pujian. Kuasa Allah itu pun tidak digunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi keselamatan orang lain. Hal itu tampak ketika kepala penjara bersama keluarganya bertobat dan meminta dibaptis setelah menyaksikan peristiwa tersebut.
Sebagai penutup renungan, Regina menyampaikan ayat emas dari Kisah Para Rasul 16:31, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
Jumlah peserta yang mengikuti Ibadat Sabda kali ini sebanyak 20 orang, terdiri atas 9 warga binaan, 6 anggota Komunitas Pujian Santo Gregorius, 2 perwakilan MMK, 1 organis, serta 2 Penyuluh Katolik yakni Kristoforus Moses Jamwav, SE dan Edelbertus Jara, S.Fil.
Usai pelaksanaan ibadat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan berupa perlengkapan mandi dan cuci bagi seluruh Wabin Kristiani. Suasana kebersamaan semakin terasa saat peserta menikmati makanan ringan sambil berbincang santai sebelum kembali ke tempat masing-masing.
(ej)



