Penyuluh Kristen Kemenag Yogyakarta Dampingi Kunjungan Kasih di Lapas Wirogunan

Yogyakarta (Kemenag Kota Yogyakarta) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta mendampingi tim pelayanan Yayasan Batu Penjuru Jakarta dalam kegiatan kunjungan kasih di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Wirogunan, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelayanan pembinaan rohani dan penguatan mental spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan.
Pendampingan kegiatan dilakukan oleh Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Yogyakarta, Zeny P. Tuladi, bersama tim pelayanan yang hadir dalam kunjungan kasih tersebut.
Dalam kegiatan itu, renungan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt Weling dengan mengambil dasar firman dari 2 Korintus 2:5-17. Melalui renungannya, ia mengajak warga binaan untuk belajar mengasihi dengan melupakan kesalahan masa lalu agar mampu melepaskan pengampunan dan menjalani kehidupan dengan hati yang baru.
Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa pelayanan rohani di lingkungan lembaga pemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun optimisme, ketenangan batin, dan semangat perubahan bagi warga binaan.
“Kehadiran pelayanan seperti ini diharapkan mampu memberi motivasi, bimbingan, dan penguatan rohani agar warga binaan tetap sabar serta memiliki harapan dalam menjalani masa pembinaan,” ujar Zeny P. Tuladi.
Rombongan Yayasan Batu Penjuru yang hadir sebanyak sembilan orang juga menyampaikan apresiasi kepada Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Yogyakarta atas pendampingan dan fasilitasi selama kegiatan berlangsung di Lapas Wirogunan. Melalui kunjungan kasih tersebut, kedua pihak berharap terjalin sinergi pelayanan yang semakin baik antara Yayasan Batu Penjuru dan tim pelayanan rohani di Lapas Kelas IIA Wirogunan.
Dalam kesempatan itu, tim pelayanan turut bertemu dengan Kepala Lapas Kelas IIA Wirogunan, Marjiyanto. Ia menyambut baik kegiatan pembinaan keagamaan yang dilakukan dan berharap kunjungan tersebut dapat memberikan semangat baru bagi warga binaan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menambah spirit dan motivasi bagi warga binaan untuk terus menjalani pembinaan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Pembimas Kristen turut mengimbau para Penyuluh Agama Kristen agar terus meningkatkan kompetensi diri, khususnya dalam pendampingan pastoral dan pembinaan spiritual bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan.
Melalui kolaborasi lintas pelayanan ini, Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus mendorong penguatan moderasi, pembinaan mental spiritual, serta pelayanan keagamaan yang humanis dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. (Didik)



