Berita

Penyuluh Agama KUA Pakualaman Ikuti Muhasabah, Perkuat Semangat Kebangsaan

Yogyakarta (KUA Pakualaman) – Dalam upaya memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Pakualaman, M. Hayun, menghadiri kegiatan Muhasabah, Silaturahim Ulama-Umara sebagai Gerakan Salat Subuh Berjamaah dan Penggiatan Salat Malam, Ahad (2/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Assalam, PCM Pakualaman, Jalan Gajah Mada Nomor 22A, Purwokinanti, Pakualaman, Yogyakarta, tersebut dilaksanakan mulai pukul 03.30 hingga 05.45 WIB dalam suasana khidmat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat malam secara mandiri pada pukul 03.30–04.32 WIB. Selanjutnya, peserta mengikuti Gerakan Salat Subuh berjamaah pada pukul 04.32–04.50 WIB, kemudian dilanjutkan dengan khutbah muhasabah dan dialog.

Sesi muhasabah disampaikan oleh Sudjono Ragil Santosa, PBr, Majelis Guru Pimpinan Pusat Tapak Suci, dengan mengangkat tema “Nasionalisme Muhammadiyah”.

Dalam muhasabah tersebut, peserta diajak untuk memperkuat spiritualitas sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai keagamaan dan kecintaan terhadap bangsa dipandang perlu berjalan beriringan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis dan berkemajuan.

Selain itu, kegiatan juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahim antara ulama dan umara serta membangun komunikasi yang positif dalam rangka bersama-sama memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

Kehadiran Penyuluh Agama KUA Pakualaman menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat di wilayah Kemantren Pakualaman. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus mendorong kegiatan keagamaan yang inklusif, memperkuat kehidupan sosial, serta memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Melalui keterlibatan dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, KUA Pakualaman terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam memberikan layanan keagamaan, tetapi juga dalam menumbuhkan semangat persatuan, kerukunan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. (Hay)

Leave a Reply