Berita

Penyuluh Agama KUA Pakualaman Hadiri Milad ke-10 Majelis Taklim As-Sakinah

Yogyakarta (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman menghadiri peringatan Milad ke-10 Majelis Taklim As-Sakinah yang diselenggarakan di Masjid Besar Pura Pakualaman, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Acara dihadiri oleh jajaran Takmir Masjid Besar Pura Pakualaman, perwakilan KUA Pakualaman, para pembimbing, pengurus, serta jamaah Majelis Taklim As-Sakinah. Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman merupakan bagian dari upaya pendampingan dan penguatan peran majelis taklim sebagai mitra strategis dalam edukasi keagamaan di masyarakat.

Ketua Majelis Taklim As-Sakinah, Hj. Siti Fatimah AS, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan majelis yang telah memasuki usia satu dekade. Menurutnya, Milad ke-10 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk terus memberikan manfaat bagi umat.

“Kami berharap Majelis Taklim As-Sakinah dapat terus menjadi wadah pembelajaran agama yang membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kualitas keimanan jamaah,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, narasumber dari BAZNAS Kota Yogyakarta, Hj. Wiwik Tri Wahyuningsih, mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga semangat tholabul ilmi serta meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT melalui istighfar, salat, tadarus Al-Qur’an, dzikir, rasa syukur, dan sedekah.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara majelis taklim dengan Penyuluh Agama Islam dalam melaksanakan program edukasi umat serta menjaga nilai-nilai moderasi beragama di tengah kehidupan bermasyarakat.

Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman menyambut baik pesan tersebut. Majelis taklim dinilai memiliki peran penting sebagai sarana pembinaan umat yang tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh M. Hayun. Sebagai ungkapan rasa syukur atas Milad ke-10, dilakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diikuti dengan penyerahan santunan kepada lima muallaf dan sepuluh anak yatim di wilayah Pakualaman.

Melalui peringatan Milad ini, Penyuluh Agama Islam KUA Pakualaman berharap Majelis Taklim As-Sakinah semakin maju dalam menjalankan fungsi dakwah dan pembinaan umat, serta terus menjadi mitra Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.[N.S.A]