Penyuluh Agama KUA Mantrijeron Dampingi Jamaah Belajar Fikih Wudlu

Yogyakarta (Humas KUA Mantrijeron)– Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron memberikan pembelajaran fikih tentang wudlu kepada jamaah Majelis Taklim An Nafi’ di Masjid Miftahul Jannah, Gedongkiwo, Mantrijeron, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah tentang niat wudlu sebagai bagian penting dalam persiapan melaksanakan ibadah salat.
Penyuluh Agama Islam, Sulfiyah, M.Pd., menyampaikan bahwa wudlu merupakan syarat yang harus dilakukan sebelum melaksanakan salat. Setiap aktivitas ibadah hendaknya diawali dengan niat, termasuk berwudlu.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah didampingi untuk melafalkan niat wudlu dengan benar. “Alhamdulillah, ada materi tambahan yang berkaitan dengan fikih. Buku tuntunan juga sudah ada dari hamba Allah. Semoga beliau yang bersedekah buku akan mendapat pahala yang terus mengalir,” ujar Maduretno, S.Ag., Penyuluh Agama Islam Mantrijeron.

Kegiatan turut didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Mantrijeron, Haura Salsabiela El Sabrina N., S.H. dan Ndaru Nurul Azizah, S.H.Melalui pembelajaran ini, diharapkan jamaah semakin memahami rukun dan tata cara wudlu dengan benar sesuai tuntunan syariat Islam sehingga dapat menunjang kesempurnaan dalam pelaksanaan ibadah salat.(sulfiyah).



