Berita

Penyuluh Agama KUA Gedongtengen Berikan Penguatan Kehidupan Bermasyarakat di Majelis Taklim An-Nur Jlagran

Yogyakarta – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Gedongtengen, Asrofi, S.Ag., memberikan pembinaan dan pengajian kepada jamaah Majelis Taklim An-Nur di Jlagran RW 05, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Pada kesempatan tersebut, Asrofi menyampaikan materi tentang penguatan hidup bermasyarakat yang berlandaskan ajaran Islam. Ia menekankan bahwa kehidupan yang rukun, saling menghormati, saling membantu, dan menjaga ukhuwah merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang damai dan sejahtera.

Menurutnya, seorang muslim tidak hanya dituntut memiliki hubungan yang baik dengan Allah SWT (hablum minallah), tetapi juga harus mampu membangun hubungan yang harmonis dengan sesama manusia (hablum minannas). Sikap toleransi, kepedulian sosial, gotong royong, serta menjaga persaudaraan menjadi nilai-nilai yang harus terus dipupuk dalam kehidupan sehari-hari.

“Majelis taklim bukan hanya menjadi tempat menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” ujar Asrofi dalam tausiyahnya.

Jamaah Majelis Taklim An-Nur mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Selain mendengarkan materi keagamaan, para peserta juga berdiskusi mengenai berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat serta pentingnya menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam menyelesaikan berbagai tantangan sosial.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan jamaah Majelis Taklim An-Nur semakin mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, saling peduli, serta menjadi teladan dalam mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan penuh keberkahan.[sams]

Leave a Reply