Penyuluh Agama KUA Danurejan Bimbing Baca Al-Qur’an di SD Negeri Widoro, Cetak Generasi Qur’ani Sejak Dini

Yogyakarta (KUA Danurejan) – Membentuk generasi Qur’ani perlu dimulai sejak usia dini. Hal tersebut terus diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Danurejan melalui kegiatan rutin bimbingan membaca Al-Qur’an bagi siswa SD Negeri Widoro, Danurejan, Kota Yogyakarta.
Kegiatan bimbingan menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama dalam memberikan pendampingan keagamaan kepada anak-anak sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia belia. Melalui pembelajaran yang dilakukan secara bertahap, para siswa dibimbing untuk mengenal, membaca, dan menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Alhamdulillah, dalam proses pembelajaran tersebut, sekitar 13 anak telah menyelesaikan pembelajaran Iqra’ dan melanjutkan ke tahap hafalan Juz ‘Amma. Tahapan ini menjadi penting karena surat-surat pendek dalam Juz ‘Amma merupakan bacaan yang banyak digunakan dalam salat sehingga perlu terus dibaca dan diulang agar semakin lancar dan melekat dalam ingatan.
Setelah menyelesaikan tahap hafalan Juz ‘Amma, para siswa diarahkan untuk mulai membaca Al-Qur’an secara bertahap, dimulai dari Surat Al-Fatihah kemudian dilanjutkan ke Juz 1, khususnya Surat Al-Baqarah.
Pembelajaran Al-Qur’an sejak usia belia dinilai sangat penting sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kecerdasan spiritual anak. Dengan membiasakan membaca Al-Qur’an, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, berkualitas, serta memiliki kedekatan dengan nilai-nilai agama.
Dalam memberikan motivasi kepada para siswa, Penyuluh Agama juga mengingatkan tentang keutamaan membaca Al-Qur’an. Salah satu hadis yang masyhur menyebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada para pembacanya.”
(HR. Muslim)
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an bukan sekadar untuk disimpan dan dipajang, tetapi harus dibaca, dipelajari, dipahami, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, kebiasaan membaca Al-Qur’an perlu ditanamkan sejak dini. Anak-anak tidak hanya diarahkan agar mampu membaca secara lancar, tetapi juga dibimbing untuk membaca sesuai dengan ilmu tajwid, sehingga bacaan menjadi benar dan semakin baik.
Membaca Al-Qur’an secara rutin diharapkan dapat menghadirkan ketenangan, ketenteraman, dan keberkahan dalam kehidupan. Rumah yang dihiasi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an juga diharapkan menjadi tempat tumbuhnya keluarga yang dekat dengan nilai-nilai Qur’ani.
Melalui kegiatan bimbingan di SD Negeri Widoro tersebut, Penyuluh Agama KUA Danurejan terus menghadirkan peran nyata di tengah masyarakat dan lembaga pendidikan. Upaya sederhana dalam membimbing anak membaca Al-Qur’an diharapkan menjadi investasi kebaikan untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan berkualitas.
“Terangilah rumah kita dengan cahaya Qur’ani. Semoga dengan senantiasa membaca dan mencintai Al-Qur’an, kita mendapatkan rahmat, kesehatan, keselamatan, serta keberkahan dari Allah SWT di dunia dan akhirat. Aamiin,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.[uswatun]



