Berita

Penyuluh Kemenag Kota Yogyakarta Ajak Umat Jadi Pemenang dalam Hidup Lewat Siaran Penyejuk Imani

Yogyakarta (Kemenag Kota Yogyakarta) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Oka Yuliana terus mengoptimalkan perannya sebagai garda terdepan pembinaan umat melalui berbagai media. Salah satunya diwujudkan melalui siaran rohani “Penyejuk Imani” yang disiarkan oleh Radio RRI pada Rabu (10/626) pukul 19.30–20.00 WIB.

Kegiatan yang diikuti oleh para pendengar Radio RRI tersebut menjadi sarana penyebaran nilai-nilai keagamaan sekaligus penguatan spiritual bagi masyarakat. Melalui siaran ini, penyuluh agama hadir untuk memberikan motivasi dan penguatan iman agar umat tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dalam penyampaiannya, Oka mengajak umat untuk memiliki keberanian menghadapi setiap persoalan hidup. Menurutnya, kemenangan sejati tidak ditentukan oleh banyaknya persoalan yang dihadapi, melainkan oleh keberanian seseorang untuk menghadapi dan menyelesaikannya.

“Seseorang disebut sebagai pemenang ketika dia berani menghadapi persoalan dan menyelesaikannya, bukan menghindarinya,” ungkapnya.

Pesan tersebut diperkuat dengan pembacaan firman Tuhan dari 2 Timotius 1:7, yang menyatakan bahwa Allah tidak memberikan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban. Ayat tersebut menjadi landasan refleksi bahwa setiap orang percaya telah dibekali kuasa dan kekuatan dari Tuhan untuk menjalankan tugas serta panggilan hidup yang dipercayakan kepadanya.

Melalui penjelasan yang disampaikan, pendengar diajak memahami bahwa berbagai tantangan, hambatan, maupun pergumulan hidup bukanlah alasan untuk berhenti melangkah. Sebaliknya, tantangan tersebut dapat menjadi sarana untuk semakin mengandalkan kekuatan Tuhan dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh, penuh kasih, serta mampu menjaga ketertiban dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan siaran keagamaan ini sekaligus menunjukkan komitmen Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Yogyakarta dalam menghadirkan layanan pembinaan umat yang adaptif dan menjangkau masyarakat lebih luas. Melalui media radio, pesan-pesan keagamaan dapat diterima oleh berbagai kalangan tanpa batas ruang dan waktu, sehingga nilai-nilai spiritual terus hadir di tengah kehidupan masyarakat.

Di akhir siaran, penyuluh berharap firman Tuhan yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai pengetahuan atau sekadar didengar oleh pendengar. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang dijalankan.

Dengan semangat tersebut, diharapkan umat semakin memiliki keteguhan iman, keberanian menghadapi tantangan, serta keyakinan bahwa kuasa Tuhan senantiasa memampukan setiap orang untuk menjalankan panggilan hidupnya dengan optimal dan penuh pengharapan. (Oka)