Penyuluh Agama Katolik Turut Merawat Jenazah Warga RPSLUT Budhi Dharma

Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Yogyakarta, FM Padhari Djati Martiwi, Edelbertus Jara, Arnoldus Suluh, Kristoforus Moses terus menunjukkan pelayanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat. Salah satunya dengan turut serta merawat jenazah Ibu Veronica Sri Astuti, warga RPSLUT Budhi Dharma Giwangan yang beragama Katolik, pada Selasa, 30 Desember 2025.
Kegiatan perawatan jenazah tersebut dilaksanakan di Aula RPSLUT Budhi Dharma Giwangan dengan penuh khidmat dan kepedulian. Penyuluh Katolik Kemenag Kota Yogyakarta, Tiwi, hadir langsung mendampingi proses perawatan jenazah sebagai bentuk pelayanan pastoral dan empati kepada warga binaan serta pengelola RPSLUT.
Tiwi menyampaikan bahwa tugas penyuluh agama tidak hanya sebatas memberikan bimbingan dan pendampingan saat umat dalam kondisi sehat, tetapi juga hadir ketika umat menghadapi masa duka, termasuk dalam membantu pengurusan kematian. “Sebagai penyuluh agama, kami terpanggil untuk hadir secara utuh, baik dalam suka maupun duka. Pelayanan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendampingan dan perawatan jenazah merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan yang sejalan dengan nilai-nilai kasih dan penghormatan terhadap martabat manusia, tanpa memandang kondisi sosial maupun latar belakang.
Pihak RPSLUT Budhi Dharma Giwangan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Penyuluh Katolik Kemenag Kota Yogyakarta. Kehadiran penyuluh dinilai sangat membantu, sekaligus memberikan penguatan spiritual bagi para penghuni dan petugas panti.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus berkomitmen memberikan pelayanan keagamaan yang inklusif, humanis, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan.[ekoAW]


