Penyuluh Agama Kankemenag Kota Yogyakarta Melaksanakan Pembinaan Iman Di Manna Kampus

Yogyakarta (Kemenag), Penyuluh Agama Katolik Edelbertus Jara, S. Fil., dan Kristen Protestan Zenny Tulandi, S. Th., Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta melaksanakan pembinaan iman bagi Staf Manna Kampus Jl Cornelis Simanjuntak pada Kamis 15/1/2026. Pembinaan iman yang dimulai pukul 07.45-08.15 diikuti 13 orang Staf Manna Kampus Kristiani baik Katolik maupun Kristen Protestan. Mereka terlihat khusuk mengikuti pembinaan iman yang dipimpin Edelbertus Jara dengan tema: Tuhan jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku yang diambil dari Injil Markus 1 : 40 – 45. Kisah seorang kusta yang disembuhkan Yesus.
Orang Kusta pada zaman Yesus adalah “orang Najis yang dijauhkan dari keluarga dan masyarakat” Pertemuannya dengan Yesus membawa perubahan yang membebasakan. Pembebasan pertama yakni secara fisik disembuhkan dari penyakit Kusta dan pembebasan kedua yakni stigma negatif atau tekanan masyarakat secara psikologis juga dibebaskan karena sudah sembuh total sehingga sudah bisa kembali bergabung dengan keluarga dan masyarakat. Dalam situasi sakit, tertekan atau tersingkir sikap yang tepat adalah datang kepada Tuhan Yesus dan menyatakan Tuhan jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku. Kehendak Tuhanlah yang dikedepankan. Ada usaha atau partisipasi dari manusia yang berani datang dan menyampaikan intensi kepada Yesus. Atas usaha tersebut Tuhan Yesus mentahirkan/menyembuhkan si kusta.
Dalam konteks kekinian ada banyak masalah atau tantangan yang dihadapi oleh setiap insan manusia, maka dengan rendah hati mari kita libatkan Tuhan Yesus dalam lika liku hidup kita baik saat senang maupun ketika kita menghadapi masalah. Tuhan Yesus bersabda “Datanglah kepada-Ku hai kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” (Bdk Mateus 11:28). Demikian pemaparan Edelbertus. Materi pembinaan diselingi dengan lagu-lagu pujian yang dipandu oleh Zenny Tulandi sehingga suasana menjadi lebih semarak yang memberi semangat. Setelah itu foto Bersama dan para peserta kembali ke unit kerja masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan harian mereka. (ej)


