Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan Hadirkan Pengajian Berdampak di PRA Tegalmulyo

KUA Wirobrajan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berdaya dan berdampak bagi masyarakat. Penyuluh Agama Islam, Berlin Sunardi, hadir dan membersamai kegiatan Pengajian Rutin Jum’at Pon PRA Tegalmulyo pada Jumat, 20 Februari 2026, bertempat di Masjid Ikhwatun Hasanah.
Dalam kesempatan tersebut, Berlin Sunardi menyampaikan materi bertema “Menjadikan Ramadhan sebagai Momentum Perubahan Diri ke yang Lebih Baik.” Tema ini dipilih sebagai upaya mempersiapkan jamaah dalam menyambut bulan suci dengan kesiapan iman, ilmu, dan amal.
Ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, tetapi momentum transformasi diri. “Ramadhan harus menjadi titik balik perubahan, baik dalam kualitas ibadah, akhlak, maupun kepedulian sosial. Jika setelah Ramadhan kita tidak berubah menjadi lebih baik, maka kita perlu melakukan evaluasi diri,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Pengajian rutin Jum’at Pon PRA Tegalmulyo ini dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan keagamaan masyarakat. Di luar bulan Ramadhan, kegiatan digelar setiap sore pukul 16.00 WIB. Sementara selama bulan Ramadhan, jadwal disesuaikan menjadi pagi hari pukul 09.00 WIB agar jamaah dapat mengikuti dengan lebih khusyuk dan optimal.
Kehadiran penyuluh agama dalam forum-forum majelis taklim seperti ini menjadi wujud nyata pelayanan Kementerian Agama yang langsung menyentuh masyarakat. Melalui pengajian rutin, diharapkan terbangun kesadaran kolektif untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Tegalmulyo dan sekitarnya.
Dengan semangat melayani umat, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan terus berkomitmen menghadirkan dakwah yang solutif, membumi, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga Ramadhan benar-benar menjadi madrasah pembentukan pribadi yang lebih baik.[ekoAW]


