Berita

Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Yogyakarta Jadi Fasilitator BRUS di MA Mu’allimat Muhammadiyah

Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Eko Agus Wibowo, Makhlani, Ismiyati, Siti Daimah, dan Syamsul Ma’arif, menjadi fasilitator dalam kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diselenggarakan oleh KUA Kemantren Ngampilan.
Kegiatan BRUS ini dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025, pukul 07.00–10.00 WIB, bertempat di MA Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, Jalan Suronatan No. 653 Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, dan diikuti oleh para siswi MA Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta.
Program BRUS bertujuan memberikan pendampingan dan pembinaan kepada remaja usia sekolah agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan sosial dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja sesuai dengan nilai-nilai Islam. Kehadiran para penyuluh agama Islam Kemenag Kota Yogyakarta sebagai fasilitator menjadi bentuk sinergi lintas satuan kerja dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berdampak bagi generasi muda.
Salah satu fasilitator, Eko Agus Wibowo, Penyuluh Agama Islam KUA Wirobrajan, menyampaikan materi bertema “Remaja Sehat dan Remaja Keren Islami.” Dalam paparannya, Eko menekankan pentingnya pembentukan karakter remaja yang sehat secara jasmani dan rohani, serta memiliki identitas keislaman yang kuat.
Sebagai penguatan materi, Eko Agus Wibowo mengangkat keteladanan tokoh-tokoh mulia dalam Islam, di antaranya Nabi Yusuf AS dengan keteguhan iman dan akhlaknya, Nabi Muhammad SAW sebagai teladan akhlak mulia dan kepemimpinan, serta Maryam AS sebagai sosok perempuan yang bijaksana, religius, taat beribadah, dan menjaga kehormatan diri. Nilai-nilai tersebut dikaitkan dengan sikap moderat (wasathiyah), kemampuan membedakan yang baik dan buruk, serta tanggung jawab sebagai remaja Muslim.
Melalui materi yang disampaikan, para peserta diharapkan mampu memahami dan menginternalisasi karakter remaja yang sehat, berakhlak mulia, religius, serta menjadi remaja Islami yang mampu bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan BRUS ini menjadi salah satu wujud komitmen KUA Kemantren Ngampilan bersama Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Yogyakarta dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, dan siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas.[ekoAW]