Berita

Penyuluh Agama Danurejan Ikuti Musyawarah Pokjaluh Kemenag Kota Yogyakarta

Yogyakarta (KUA Danurejan) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Danurejan, H. Sujoko Suwono, bersama tujuh penyuluh lainnya mengikuti Musyawarah Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Bumi Perkemahan Turi, Sleman, Selasa (7/7/2026).

Ketua panitia, Ahmad Da’i, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyuluh agama merupakan garda terdepan sekaligus uswatun hasanah (teladan) dalam membimbing dan membina masyarakat. Oleh karena itu, penyuluh dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjalankan tugas secara optimal.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., saat membuka acara mengungkapkan bahwa dari total 104 penyuluh agama di Kota Yogyakarta, hanya dua orang yang tidak dapat hadir. Menurutnya, tingginya tingkat kehadiran tersebut menunjukkan soliditas, kekompakan, dan kondisi kesehatan para penyuluh yang tetap terjaga. “Untuk menunjang pelaksanaan tugas, penyuluh sangat membutuhkan kesehatan yang prima. Musyawarah kerja ini menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas sekaligus sebagai forum evaluasi”, ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Pokjaluh periode 2023–2026 atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan. Menurutnya, forum musyawarah menjadi wahana untuk saling mengingatkan mengenai tugas dan fungsi penyuluh agar senantiasa mengedepankan profesionalisme sebagai aparatur negara.

Lebih lanjut, Ahmad Shidqi menegaskan bahwa penyuluh agama harus mampu menjadi penyejuk dan pemberi pencerahan di tengah masyarakat dengan terus memperbarui kompetensi sesuai perkembangan zaman. Keberhasilan tugas penyuluh, katanya, dapat diukur dari meningkatnya indeks pemahaman keagamaan masyarakat.

Musyawarah Pokjaluh tahun ini juga diisi dengan kegiatan capacity building sebagai penyegaran, penyampaian laporan pertanggungjawaban (SPJ) pengurus, serta pemilihan pengurus baru Pokjaluh Agama Islam Kota Yogyakarta untuk masa bakti 2026–2029.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam dari 14 KUA se-Kota Yogyakarta, termasuk delapan penyuluh dari KUA Danurejan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan penyuluhan kepada masyarakat. (Jk)