Penyelenggara Katolik Merayakan Misa Bersama Wabin Di Lapas Kelas IIA Yogyakarta

Yogyakarta (Garakat) Penyelenggara Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Komunitas Doa Magnificat Gereja Nandan melaksanakan pembinaan iman di lapas Kelas IIA Yogyakarta pada Kamis, 30/7/2026. Pembinaan iman dikemas dalam suatu Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin Romo Herman Yosep, Pr dari Keuskupan Atambua yang sedang studi di Yogyakarta.
Di depan Warga Binaan dan peserta lain yang hadir dalam Gereja Hati Kudus Lapas kelas IIA Yogyakarta Romo Herman menyampaikan bahwa kita semua ini bagaikan tanah liat yang siap dibentuk. Ibaratnya ditempat gerabah/tanah liat biasanya tukang gerabah memproses mulai dari pemilihan bahan, dicampur dan ditempa hingga siap dibentuk. Setelah dibentuk diangin-angin, dikeringkan lalu masuk ke tanur api dan siap dibakar. Setelah dibakar produk bejana tanah liat itu akan diperiksa kembali manakala ada bejana yang rusak ditangannya, maka tukang periku itu mengerjakan kembali menjadi bejana lain menurut keinginannya. Dari sini kita belajar beberapa hal pertama Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya. Manusia dibentuk dari tanah liat lalu diberi napas oleh Allah. Dan ciptaan Allah baik adanya. Namun pada manusia ada kehendak bebas yang kadang menjauhkan diri dari Allah. Jika tukang periuk saja bisa membentuk bejana dalam bentuk lain agar dapat berguna maka lebih dari itu Allah akan membentuk kita sesuai keinginan-Nya. Tugas kita adalah memberikan diri, siap dibentuk sebagaimana Bunda Maria. Aku ini hamba Tuhan, jadilah padauk menurut kehendak-Mu.
Point kedua bahwa kita masih memiliki kesempatan manakala kita jatuh maka harapan bangkit dari kejatuhan itu masih terbuka manakala kita berusaha bangkit dan melibatkan Tuhan dalam hidup kita. Karena Allah begitu mengasihi kita maka Ia mengutus Putera-Nya ke dunia untuk menyelamatkan kita. Nah di sini salah satu tempat Tuhan membentuk kita.
Usai Misa dilanjutkan ucapan terima kasih dari perwakilan Wabin dan sapaan dari perwakilan kelompok Doa Magnifikat Nandan. Berikutnya Penyelenggara Katolik V. Tatik Trijati Ningsih menyapa wabin dan terima kasih kepada Romo Herman Yosep, kepada perwakilan MMK serta Kelompok Doa Magnificat Nandan. Semoga Kerjasama yang telah dibangun dapat berlanjut kedepan demi pelayanan yang berdampak kepada masyarakat. Setelah itu ramah tamah sederahana dengan snack yang disediakan Kelompok Doa Magnifikat Nandan. (ej)



