Penmad Pastikan TKA Gelombang 2 MA Berjalan Lancar
Yogyakarta (Penmad) – Memasuki hari kedua pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 2 jenjang Madrasah Aliyah (MA), Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan berjalan tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.
Monitoring kali ini dilaksanakan di MA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dengan lokasi ujian bertempat di Unit 2 PP Ibnu Juraimy, Kricak, Jatimulyo, Tegalrejo, Yogyakarta, Selasa (3/11/2026). Kegiatan monitoring diwakili oleh pelaksana Seksi Pendidikan Madrasah, Lisia Setiawati, S.Pd.I dan Supartiningsih, S.Pd.I.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Penmad Kemenag Kota Yogyakarta dalam mengawal pelaksanaan evaluasi akademik di madrasah. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ujian berlangsung sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan, sekaligus mengidentifikasi kemungkinan kendala agar dapat segera ditindaklanjuti.

Pada pelaksanaan TKA di MA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, tercatat sebanyak 24 siswa mengikuti ujian, terdiri atas 16 siswa putra dan 8 siswa putri. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, peserta dibagi menjadi dua sesi, masing-masing diikuti oleh 12 siswa.
Secara umum, monitoring menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan madrasah, ketertiban pelaksanaan, serta terpenuhinya hak peserta didik dalam mengikuti proses evaluasi akademik secara optimal. Kehadiran tim monitoring juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan Kemenag Kota Yogyakarta terhadap madrasah dalam menyelenggarakan penilaian yang tertib dan berkualitas.
Pihak panitia MA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim monitoring. Dukungan tersebut dinilai memberikan perhatian sekaligus semangat bagi madrasah dalam menyukseskan pelaksanaan TKA.
Melalui monitoring yang berkelanjutan, Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Yogyakarta berharap pelaksanaan TKA Gelombang 2 di seluruh madrasah dapat berlangsung dengan lancar, akuntabel, dan memberikan hasil yang menggambarkan capaian kemampuan akademik peserta didik secara objektif. Upaya ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Kemenag dan madrasah dalam menjaga mutu pendidikan madrasah di Kota Yogyakarta.(Lis)



