Pengurus Pokja Majelis Taklim Kota Yogyakarta Dilantik,Kemenag Dorong Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

Yogyakarta (Bimas Islam) – Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta menyelenggarakan pelantikan Kelompok Kerja (Pokja) Pengurus Majelis Taklim Kota Yogyakarta Periode 2026–2029, Rabu (4/11/2026), bertempat di Aula 1 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kementerian Agama DIY, Hj. Anita Isdarini, S.Pd., M.Hum., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., Kasubbag Tata Usaha H. Ahmad Mustafid, S.Ag., M.Hum., Kasi Bimas Islam H. M. Tahrir, S.E., M.M., para Kepala KUA, PIC Majelis Taklim se-Kota Yogyakarta, serta jajaran pengurus Pokja Majelis Taklim yang dilantik.
Dalam laporannya, Kasi Bimas Islam H. M. Tahrir, S.E., M.M. menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan yang telah dilakukan, jumlah Majelis Taklim di Kota Yogyakarta tercatat sebanyak 172 Majelis Taklim. Data tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penguatan pembinaan, koordinasi, dan pengembangan Majelis Taklim di wilayah Kota Yogyakarta. Pendataan ini juga dilakukan melalui sinergi dengan KUA dan para Penyuluh Agama Islam.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah untuk masa bakti 2026–2029.
Ia menegaskan bahwa Majelis Taklim memiliki peran yang sangat strategis di tengah masyarakat. Setidaknya terdapat empat fungsi utama Majelis Taklim, yaitu sebagai sarana pendidikan, pembinaan keagamaan, fungsi sosial, serta wadah silaturahmi masyarakat.
“Melalui Majelis Taklim, masyarakat diharapkan tidak hanya semakin baik dalam pemahaman keagamaannya, tetapi juga semakin berdaya dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan berbagai aspek kehidupan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, menjadi pengurus Majelis Taklim merupakan bentuk pengabdian dan amanah untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Melalui kepengurusan ini diharapkan tumbuh kehidupan beragama yang semakin moderat, rukun, dan harmonis sehingga terwujud masyarakat yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin).
Sementara itu, Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, Hj. Anita Isdarini, S.Pd., M.Hum., dalam arahan dan pembinaannya memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Pokja Majelis Taklim Kota Yogyakarta.
Ia menyampaikan bahwa Majelis Taklim bukan sekadar perkumpulan biasa, melainkan kelompok yang memiliki nilai keberkahan dan tanggung jawab besar dalam membangun kehidupan umat dan keluarga. Dari Majelis Taklim diharapkan lahir keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Lebih lanjut, Anita menyampaikan sejumlah arahan strategis bagi pengembangan Majelis Taklim ke depan.
Pertama, pengurus perlu terus berinovasi dalam penyampaian materi kajian agar lebih edukatif, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan kehidupan.
Kedua, ia mengapresiasi upaya pendataan Majelis Taklim yang telah dilakukan oleh Seksi Bimas Islam melalui sinergi dengan KUA dan para Penyuluh Agama Islam.
Ketiga, diperlukan pemetaan Majelis Taklim di setiap kemantren hingga kelurahan agar potensi, sebaran, dan kebutuhan pembinaan dapat diketahui secara lebih jelas.
Keempat, Majelis Taklim harus mengedepankan nilai toleransi dan menjadi benteng dalam menangkal paham intoleransi di tengah masyarakat.
Kelima, kegiatan Majelis Taklim diharapkan turut menghadirkan program penguatan mental dan ketahanan keluarga.
Keenam, pentingnya membangun kaderisasi agar keberlangsungan organisasi dan regenerasi kepemimpinan Majelis Taklim dapat terus berjalan.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Attaufiqi Suryana, S.E., ditetapkan sebagai Ketua Umum Pokja Majelis Taklim Kota Yogyakarta Periode 2026–2029.
Susunan Pengurus Pokja Majelis Taklim Kota Yogyakarta Periode 2026–2029
A. Pengurus Harian
Ketua: Muhammad Attaufiqi Suryana, S.E.
Wakil Ketua: Muhammad Hendro Yunanto
Sekretaris Umum: Lintang Bayu Kusuma
Wakil Sekretaris: Hadziq Fauzi
Bendahara Umum: Nawastutik
Wakil Bendahara: Umiyatun
B. Bidang Dakwah, Pendidikan, dan Peningkatan Kompetensi
Koordinator: Sulthoni
Anggota:
Dwi Yunianto, Lc., M.Pd.
Dra. Hj. Nur Aliyah
Purwoko, S.Pd.
Dra. Widyani Astuti
Masyhuri Mukadar, S.Ag.
Yuntamah
Hj. Siti Roikhanah, S.Pd., M.M.
C. Bidang Keluarga, Perempuan, dan Generasi Muda
Koordinator: M. Fuad Kurnia Adityawarman, S.H.
Anggota:
Ahmad Nurumshofa
Trisurami Pamintaningsih, S.Pd.
Wakid Wagianto, S.Si.
Dra. Hj. Siti Bakhiriyatie
H. Sumarno
D. Bidang Sosial, Ekonomi, dan Pemberdayaan Umat
Koordinator: Hasnah Thohir
Anggota:
Alhamidi, S.T.
Ernawati Kusuma Dewi
Siti Nafsiah, S.E.
Drs. Anang Suharso
Ir. Hj. Siswanty Dwi Thesaurini
E. Bidang Media, Digital, dan Informasi
Ketua: Berlin Sunardi, S.Pd.
Wakil Ketua: Komarudin, A.Md.
Anggota:
Abdul Razaq, S.I.P., M.Si.
Ihda A’yunil Khotimah, S.Ag., M.Pd.
F. Bidang Kemitraan, Humas, dan Kerukunan
Ketua: Muhammad Ridwan, S.Kep.
Wakil Ketua: Muh. Mahmud
Anggota:
Hj. Siti Barikah
Hj. Wiji Lestari, iS.Ag.
Hj. Sugiharti
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan sinergi antar-Majelis Taklim di Kota Yogyakarta. Dengan kepengurusan yang solid dan program yang terarah, Majelis Taklim diharapkan semakin berkontribusi dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, berdaya, serta berakhlak mulia.(Iwan)



