Berita

Pendampingan Iman Di Rutan; Penyuluh Katolik Berkolaborasi Dengan KTM Kumetiran

Yogyakarta (Garakat) – Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta berkolaborasi dengan Komunitas Doa Tritunggal Mahakudus (KTM) Gereja Kumetiran melaksanakan pembinaan iman bagi warga binaan Kristiani di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Yogyakarta, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan pembinaan iman dikemas dalam bentuk Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Stefanus Sugiyanto. Firman Tuhan yang direnungkan diambil dari Injil Matius 12:46–50 dengan mengangkat tema “Keluarga Sejati”.

Dalam renungannya, Stefanus Sugiyanto menjelaskan bahwa keluarga sejati tidak semata-mata dibangun atas dasar hubungan darah, tetapi juga terjalin melalui kasih, penerimaan, dan kepedulian satu sama lain.

“Keluarga sejati adalah ruang aman tanpa syarat yang menerima kita apa adanya, saling mendukung di masa-masa sulit, serta menjadi tempat setiap anggotanya bertumbuh bersama dalam kasih persaudaraan. Keluarga bukan hanya mereka yang memiliki hubungan darah, tetapi juga sahabat dan sesama yang dipersatukan dalam kasih Kristus,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh peserta yang hadir merupakan saudara seiman yang dipersatukan menjadi keluarga Allah. Hal tersebut selaras dengan sabda Yesus dalam Injil, “Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dan dialah ibu-Ku.”

Stefanus juga mengajak warga binaan untuk tidak terbelenggu oleh masa lalu. Menurutnya, setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk bertobat dan memulai hidup yang baru bersama Kristus.

“Masa lalu kita mungkin penuh dengan kesalahan, tetapi di dalam Kristus selalu ada kesempatan untuk bertobat dan menjalani hidup baru. Siapa pun yang melakukan kehendak Allah adalah bagian dari keluarga-Nya,” tuturnya menutup renungan.

Pembinaan iman tersebut diikuti oleh 19 peserta yang terdiri atas 9 warga binaan Kristiani, 1 perwakilan MMK, 6 anggota Komunitas Doa Tritunggal Mahakudus (KTM) Gereja Kumetiran, serta 3 Penyuluh Agama Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta, yaitu FM Padhari Djati Martiwi, Kristoforus Moses Jamwav, dan Edelbertus Jara.

Melalui kegiatan pembinaan iman yang dilaksanakan secara rutin ini, Penyuluh Agama Katolik Kankemenag Kota Yogyakarta terus menghadirkan pendampingan rohani bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya membangun harapan, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat untuk menjalani proses pembinaan menuju kehidupan yang lebih baik.[ej]

Leave a Reply