Berita

PD IPARI Kota Yogyakarta Siapkan Tiga Program Berdampak, Perkuat Kompetensi dan Kepedulian Penyuluh

Semangat melayani dan komitmen menghadirkan program berdampak bagi anggota terus diperkuat Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kota Yogyakarta melalui rapat koordinasi, Rabu (28/10/2026), di Aula 2 Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Rakordasi menjadi langkah nyata PD IPARI dalam menjalankan amanah organisasi, memperkuat kompetensi penyuluh, sekaligus merancang program yang menjawab kebutuhan anggota dan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas tiga agenda utama. Pertama, Pelatihan Penyuluh Antikorupsi pada Selasa (10/11/2026), dengan sasaran 60 peserta yang terdiri atas pengurus dan perwakilan penyuluh. Kegiatan ini direncanakan bekerja sama dengan Pak Siji DIY untuk memperkuat integritas dan budaya antikorupsi dalam pelaksanaan tugas penyuluhan.
Kedua, Pelatihan IT Cakap dan Mahir Instagram pada Selasa (24/11/2026), dengan sasaran 40 penyuluh agama. Pelatihan ini diarahkan untuk meningkatkan kecakapan digital, khususnya dalam membuat konten dakwah yang kreatif, edukatif, dan menarik agar pesan keagamaan semakin mudah menjangkau masyarakat melalui media sosial.
Ketiga, bakti sosial di Balai RSBKL pada Senin (14/12/2026) sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen penyuluh untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rakordasi juga menjadi ruang dialog bagi anggota untuk menyampaikan berbagai persoalan, pertanyaan, dan masukan. Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi organisasi yang terbuka serta merumuskan langkah bersama untuk memperkuat peran penyuluh agama.
Melalui tiga agenda tersebut, PD IPARI Kota Yogyakarta berupaya menghadirkan organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata. Penguatan integritas, peningkatan keterampilan digital, dan kepedulian sosial diharapkan mendukung penyuluh agama agar semakin profesional, adaptif, dan dekat dengan umat.
Semangat PD IPARI adalah semangat melayani: memperkuat kapasitas anggota, memperluas jangkauan dakwah, dan menghadirkan pelayanan keagamaan yang mudah, humanis, serta berdampak bagi masyarakat.[ekoAW]

Leave a Reply