PD IPARI Kota Yogyakarta Aktif Sukseskan Rakernas III IPARI Pusat 2026, Perkuat Kelembagaan dan SDM Penyuluh Agama

Bogor (IPARI) — Semangat penguatan kelembagaan organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Pusat Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Syariah Dinar, Bogor. Pengurus Daerah (PD) IPARI Kota Yogyakarta yang mewakili Pengurus Wilayah (PW) IPARI Daerah Istimewa Yogyakarta berpartisipasi aktif dalam pembahasan program-program strategis organisasi guna mewujudkan penyuluh agama yang bergerak dan berdampak bagi masyarakat.
Rakernas diawali dengan sambutan Ketua Umum IPARI Pusat, dilanjutkan pemaparan arah kebijakan organisasi dan program prioritas terbaru oleh Sekretaris Umum IPARI. Selanjutnya, peserta mengikuti sidang komisi yang terbagi ke dalam empat komisi untuk membahas penyempurnaan program kerja organisasi. Hasil pembahasan masing-masing komisi kemudian dipresentasikan, dicermati, disempurnakan, dan disepakati sebagai rekomendasi Rakernas yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja IPARI di seluruh Indonesia.
Dalam sidang komisi tersebut, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I. dipercaya bergabung pada Komisi II yang membahas program kerja Departemen 3, 4, 5, dan 6. Sementara itu, Tri Didik Wibowo bergabung di Komisi I yang membahas program kerja Departemen 1, Departemen 2, serta Tim Media.
Di sela-sela penetapan hasil sidang komisi, peserta memperoleh pembinaan dan motivasi dari Kepala Subdirektorat Bina Keluarga Sakinah, H. Jaja Zarkasyi. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peran penyuluh agama dalam mendukung berbagai program prioritas Kementerian Agama, di antaranya Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Pusaka Sakinah, penguatan konselor keluarga, serta pengembangan kurikulum ketahanan keluarga.
Selain itu, penyuluh agama dan penghulu juga didorong untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, penyuluh agama memiliki potensi besar untuk menjadi konten kreator yang mampu menyampaikan materi bimbingan perkawinan, konsultasi keluarga, dan edukasi ketahanan keluarga secara kreatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.
Kasubdit berharap hasil Rakernas mampu melahirkan penyuluh agama yang profesional, inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi positif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi dialog yang diwarnai berbagai masukan, termasuk harapan agar Kementerian Agama memberikan kesempatan yang lebih luas kepada penyuluh agama untuk mengikuti bimbingan teknis fasilitator Bimbingan Perkawinan maupun pelatihan peningkatan kompetensi lainnya.
Usai mengikuti sidang komisi, Eko Agus Wibowo, S.Sos.I. menyampaikan bahwa Rakernas menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan penyuluh agama.
“Rakernas ini tidak hanya menyusun program kerja organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan visi, memperkuat kelembagaan, dan meningkatkan kapasitas SDM penyuluh agama. Kami siap mengimplementasikan hasil Rakernas agar IPARI semakin profesional, bergerak, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Tri Didik Wibowo menegaskan bahwa penguatan bidang media dan informasi menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital.
“Penyuluh agama harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, dakwah, dan publikasi program-program Kementerian Agama sehingga informasi yang benar dapat diterima masyarakat secara luas,” ujarnya.
Keikutsertaan PD IPARI Kota Yogyakarta dalam Rakernas III IPARI Pusat Tahun 2026 menjadi wujud nyata komitmen organisasi untuk terus memperkuat kelembagaan, meningkatkan kompetensi SDM, serta menghadirkan penyuluh agama yang profesional, inovatif, adaptif, bergerak, dan berdampak dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.[ekoAW]



