Panitia STQH Mantrijeron Bangun Sinergi, Bersama Menuju Prestasi Tingkat Kota

Yogyakarta (KUA Mantrijeron)— Persiapan menghadapi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Kota Yogyakarta terus dimatangkan. Panitia STQH Kemantren Mantrijeron melakukan audiensi dengan Mantri Pamong Praja Kemantren Mantrijeron, Narotama, S.STP., M.Si., pada Rabu (19/8/2026).
Audiensi yang berlangsung pukul 07.45–08.45 WIB di Kemantren Mantrijeron tersebut turut didampingi Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag. Hadir pula Ketua STQH Kemantren Mantrijeron, Karmin, S.Ag., M.Si., bersama jajaran panitia.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara panitia STQH, KUA, dan Pemerintah Kemantren Mantrijeron. Selain menyampaikan perkembangan persiapan, panitia juga memohon dukungan dan doa restu pemerintah kemantren bagi para peserta yang akan membawa nama Mantrijeron dalam STQH Tingkat Kota Yogyakarta.
Mantri Pamong Praja Kemantren Mantrijeron, Narotama, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas persiapan yang telah dilakukan panitia dan KUA. Menurutnya, STQH bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang mencintai Al-Qur’an dan Hadits.
“Kami dari Pemerintah Kemantren Mantrijeron tentu mendukung penuh kegiatan STQH ini. Para peserta yang akan mewakili Mantrijeron membawa nama baik wilayah. Kami berharap mereka dapat mengikuti proses pembinaan dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat, dan memberikan penampilan terbaik. Yang tidak kalah penting, nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Mantrijeron, Setyo Purwadi, S.Ag., menegaskan bahwa KUA bersama panitia terus berupaya memberikan dukungan terhadap persiapan peserta, baik dari aspek teknis maupun pembinaan mental dan spiritual.
“Kami ingin memastikan para peserta tidak hanya siap secara teknis untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan semangat Qur’ani. Dukungan Pemerintah Kemantren menjadi energi positif bagi kami dan para peserta. Semoga ikhtiar bersama ini membuahkan hasil terbaik dan membawa keberkahan bagi Mantrijeron,” ungkapnya.
Ketua STQH Kemantren Mantrijeron, Karmin, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membangun sinergi sebelum pelaksanaan STQH Tingkat Kota Yogyakarta.
“Kami terus melakukan persiapan dan pembinaan kepada para peserta. Audiensi ini penting untuk menyatukan langkah sekaligus memohon dukungan dari Pemerintah Kemantren. Kami berharap para peserta dapat tampil percaya diri, menjunjung sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaik. Targetnya bukan hanya prestasi, tetapi bagaimana STQH menjadi sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an dan Hadits,” tuturnya.
Kafilah STQH yang mewakili Kemantren Mantrijeron akan mengikuti STQH Tingkat Kota Yogyakarta pada Sabtu, 5 September 2026. Berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari pembinaan teknis perlombaan hingga penguatan mental dan spiritual peserta.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum membangun kebersamaan antara KUA, panitia STQH, peserta, dan Pemerintah Kemantren Mantrijeron. Dengan sinergi dan dukungan berbagai pihak, para peserta diharapkan mampu tampil optimal, meraih prestasi terbaik, serta mengharumkan nama Kemantren Mantrijeron di tingkat Kota Yogyakarta.(FR)



